Anak Buah Bandar Narkoba Jaringan Lapas Siantar Ditangkap

Share this:
BMG
Wasito, warga Jalan Serdang, Gang Suzuki, Kelurahan Martoba terlibat bisnis peredaran narkoba jaringan Lapas Siantar.

SIANTAR, BENTENGSIANTAR.com– Wasito, anak buah bandar narkoba jaringan Lapas Klas II Siantar ditangkap, Jumat (17/7/2020), sekira pukul 01.30 WIB. Dari tangan pria yang bermukim di Jalan Serdang, Gang Suzuki, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara ini, polisi mengamankan barang bukti berupa sabu dan uang tunai sebesar Rp20 juta.

Informasi diperoleh BENTENG SIANTAR, penangkapan itu berawal dari kecurigaan petugas melihat gelagat pria 24 tahun tersebut. Dini hari itu, petugas dari Sat Reskrim Polres Siantar sedang melakukan patroli dan melihat Wasito sedang mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi BK 3902 TBG.

Melihat gelagat mencurigakan, petugas menghentikannya. Setelah itu, polisi menyuruhnya mengeluarkan isi kantong celana.

Wasito kemudian mengeluarkan 1 unit handphone merk Vivo, 1 unit handphone merk Nokia, dan 1 dompet warna coklat berisi uang Rp300 ribu.

Tak sampai disitu, polisi juga menginterogasi Wasito tentang lokasi penyimpanan narkoba miliknya. Begitu dibentak polisi, dia pun mengaku menyimpannya di dalam bagasi sepeda motor yang dikendarainya itu.

Dan, saat bagasi sepeda motor itu digeledah, polisi menemukan 1 plastik hitam berisi uang tunai sebesar Rp20 juta dan 1 paket sabu seberat 1,10 gram.

BacaKurir Ganja Jaringan Aceh-Lampung asal Siantar Dituntut Hukuman Mati

Atas temuan barang bukti itu, personel Sat Reskrim pun menyerahkan Wasito ke Sat Resnarkoba untuk diproses hukum lebih lanjut.

Informasi lainnya menyebutkan, Wasito merupakan anak buah seorang bandar narkoba berinisial NS yang kini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Pematang Siantar. Uang sebesar Rp20 juta tersebut juga disebut-sebut merupakan hasil penjualan narkoba.

BacaJaringan Narkoba Bah Jambi-Gunung Malela Diungkap, 1 Wanita dan 3 Pria Diringkus

Kasubbag Humas Polres Siantar Iptu Rusdi Yahya membenarkan penangkapan itu. Penyidik Sat Resnarkoba masih memintai keterangan Wasito.

“Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan,” ucap Rusdi.

Share this: