Dirampok di Simalungun, Getah Karet dan Uang Dibawa Kabur, Truk Ditinggal di Asahan

Share this:
FERRY SIHOMBING-BMG
Truk Mitsubishi Colt Diesel, dengan nomor polisi BB 8691 NC, ditemukan di sekitaran BP Mandoge, Kabupaten Asahan, Selasa (1/10/2019) malam. Sebelumnya, truk ini dirampok di jalan lintas Siantar-Parapat, persisnya di Nagori Dolok Parriasan, Kecamatan Jorlang Hataran, Simalungun. 

SIMALUNGUN, BENTENGSIANTAR.com– Rindu Hutagalung, sopir truk asal Tapanuli Tengah (Tapteng) dirampok di Simalungun, Selasa (1/10/2019) subuh. Peristiwa itu terjadi di jalan lintas Siantar-Parapat, persisnya di Nagori Dolok Parriasan, Kecamatan Jorlang Hataran, Simalungun.

Saat itu, Rindu mengendarai Truk Mitsubishi Colt Diesel dengan nomor polisi BB 8691 NC, dari arah Siantar menuju Parapat. Dalam mobil, Rindu bersama Dasrim Siregar (40), rekannya juga asal Tapteng.

Lalu, saat tiba di lokasi kejadian, truk tersebut diberhentikan sejumlah pelaku. Rindu dan Dasrim kemudian disuruh turun dari truk.

Selanjutnya, para pelaku pergi dan meninggalkan Rindu dan Dasrim di lokasi. Rindu pun langsung bergerak ke Mapolsek Balata untuk melaporkan peristiwa itu.

Kemudian, personel Unit Jahtanras yang mendapatkan informasi tersebut melakukan pengejaran. Hasilnya, Selasa sore, truk itu berhasil ditemukan di sekitaran BP Mandoge, Kabupaten Asahan. Namun sayang, barang-barang berharga seperti getah karet seberat 5,5 ton dan uang tunai sebesar Rp4 juta di dalam truk hilang.

BacaPerampok Spesialis Indomaret Diringkus, 1 Ditembak dan 1 Masih Dikejar

BacaHasil Rampokan Dibagi Tiga, Uangnya Buat Beli Kalung Emas dan Kawasaki Ninja

Kanit Jahtanras Polres Simalungun Iptu Hengky Siahaan menuturkan, hingga kini, pihaknya masih mengejar para pelaku perampokan.

“Penyelidikan lebih lanjut masih kita lakukan,” kata Hengky.

Share this: