Wesly Silalahi Targetkan Siantar Kembali Jadi Barometer Pendidikan di Sumut

Share this:
BMG
Wali Kota Wesly Silalahi berbincang dengan tim dari UNICEF yang dipimpin oleh Yuanita Marini Nagel (Education Officer) dan perwakilan Tanoto Foundation yang dipimpin oleh Medi Yusra (Regional Lead), di ruang kerja wali kota, lantai 2 Balai Kota Pematangsiantar, Rabu (04/03/2026).

​Pematangsiantar terpilih sebagai salah satu lokasi fokus di Indonesia, bersanding dengan kota besar lainnya seperti Medan, Tegal, dan Ende. Program ini direncanakan berjalan jangka panjang dari Oktober 2025 hingga Desember 2029, menyasar sekolah dengan rapor pendidikan kategori ‘Merah’ dan ‘Kuning’.

​Merespons program FAASTER, Wesly mengusulkan agar aspirasi sekolah bilingual diintegrasikan dengan materi digital. Pemko Pematangsiantar berkomitmen menyiapkan infrastruktur digital yang memadai untuk mendukung pembelajaran literasi dan numerasi.

​”Pendidikan harus menjadi arus utama agar Pematangsiantar kembali dilirik dan tidak hanya menjadi kota persinggahan. Kami menyambut baik FAASTER karena selaras dengan visi misi kami,” tegasnya.

BacaMantap! Wesly Canangkan Program Bimbingan Belajar SD dan SMP di Siantar

​Mengakhiri pertemuan, pihak UNICEF mengundang secara resmi Wali Kota Wesly Silalahi untuk menghadiri launching nasional program tersebut yang akan dilaksanakan pada 9 April 2026 di Jakarta.

Halaman Sebelumnya <<<

Share this: