Menuju Siantar Kota Cerdas, Wesly Silalahi Terima 5 Rekomendasi Strategis Dewan Pendidikan
- 1 jam lalu
- dibaca 15 kali
SIANTAR, BENTENGSIANTAR.com– Pemerintah Kota Pematangsiantar mengambil langkah konkret dalam memperkuat pilar pendidikan demi mewujudkan visi ‘Kota Cerdas’. Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, secara resmi menerima lima poin rekomendasi strategis dari Dewan Pendidikan Kota Pematangsiantar dalam pertemuan yang berlangsung di Command Center Balai Kota, Rabu (04/03/2026).
Didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang, Wali Kota menegaskan komitmennya mengembalikan marwah Pematangsiantar sebagai barometer pendidikan di Sumatera Utara.
Penyerahan lima transformasi strategis ini dilakukan oleh perwakilan Dewan Pendidikan, Rudolf Barmen Manurung. Dokumen tersebut diharapkan menjadi acuan teknis bagi pemerintah daerah dalam menetapkan kebijakan mulai dari tingkat PAUD hingga SMP.
Adapun kelima rekomendasi tersebut mencakup: pertama, peningkatan minat masyarakat, yakni strategi daya tarik sekolah negeri (TK-PAUD, SD, SMP) periode 2026-2030.
Kedua, seleksi kepemimpinan. Standarisasi persyaratan calon Kepala Sekolah yang lebih ketat dan kompetitif.
Ketiga, sistem penerimaan baru. Penguatan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027.
Keempat, reformasi birokrasi pendidikan. Yakni, kriteria pengangkatan dan evaluasi pejabat struktural di Dinas Pendidikan. Dan, kelima pengawasan mutu, yakni peningkatan standar evaluasi pendidikan secara berkelanjutan.
Dalam arahannya, Wali Kota Wesly Silalahi mengungkapkan kegelisahannya terhadap status Pematangsiantar yang saat ini cenderung hanya menjadi kota persinggahan.
“Dulu Siantar ini merupakan kota pendidikan. Kita harus upayakan momen keemasan itu kembali. Jika pendidikan kita unggul, masyarakat dari luar daerah akan datang untuk sekolah di sini, bukan sekadar melintas,” tegas Wesly.
Baca: Mantap! Wesly Canangkan Program Bimbingan Belajar SD dan SMP di Siantar
Wesly juga mengingatkan bahwa peran Dewan Pendidikan sangat krusial sebagai pemberi pertimbangan, arahan, serta dukungan sarana prasarana. Kolaborasi lintas sektor dianggap sebagai kunci utama untuk menghimpun aspirasi dan kritik masyarakat demi perbaikan layanan pendidikan.
Pertemuan ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus Dewan Pendidikan dan pejabat terkait, antara lain: Rudolf Barmen Manurung, Robert Tua Siregar, Andriono Manalu, Muhammad Zein, Kabid PTK Dinas Pendidikan, Prima Noviandi, serta jajaran anggota Dewan Pendidikan lainnya.

Baca: Wesly Silalahi Targetkan Siantar Kembali Jadi Barometer Pendidikan di Sumut
Pertemuan ditutup dengan optimisme bahwa sinergi ini akan membawa dampak langsung, terutama dalam meningkatkan kualitas sekolah-sekolah negeri di bawah naungan Pemerintah Kota Pematangsiantar.
