Benteng Siantar

Gaib dan Misterius, Warga Karang Bangun Hilang Tiba-tiba di Jalan Sriwijaya

Warga berkumpul di lokasi hilangnya warga Karang Bangun.

SIANTAR, BENTENGSIANTAR.com – Ahmad Noor, warga Nagori Karang Bangun Pasar II, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, hilang. Hebohnya, pria berusia 30 tahun itu hilang saat bekerja bersama sejumlah rekannya.

Peristiwa itu pun mengundang perhatian warga. Ratusan warga terlihat berkumpul di salah satu rumah di Jalan Sriwijaya, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Minggu (22/7/2018) malam, untuk mengetahui apa yang sedang terjadi.

Tidak hanya warga, personel Polres Siantar juga turun untuk memastikan apa yang sedang terjadi.
Sejumlah warga sekitar mengungkapkan, Ahmad hilang sejak Sabtu (21/7/2018) sekira pukul 15.00 WIB.

“Katanya tiba-tiba hilang, Bang. Ada kawannya (sesama pekerja) yang melihat dia lompat-lompat di dinding, kayak spiderman lah. Habis itu hilang,” ungkap salah seorang warga.

Foto korban yang hilang.

Warga lainnya menyebut, Ahmad hilang saat sedang memasang keramik di salah satu rumah di Jalan Sriwijaya. “Orang itu kan lagi kerja, masang keramik. Tiba-tiba si Ahmad ini hilang,” ujar warga lainnya.
Masih di lokasi yang sama, Sari, anak pemilik rumah tempat Ahmad bekerja bercerita, Ahmad bersama beberapa rekannya baru bekerja selama 1 hari.

“Baru 1 hari orang itu kerja. Mulai Sabtu itu lah. Si Ahmad ini tukang pasang pintu sama keramik. Rupanya pas orang itu mau pulang, si Ahmad ini nggak muncul-muncul,” bebernya.

Sari menambahkan, orangtua Ahmad sudah datang untuk mencari tahu keberadaannya. “Sudah datang juga tadi orangtuanya ke sini,” ujarnya.

Cerita mistis tentang hilangnya Ahmad juga sampai ke telinga Arsal Guci, Ketua RW setempat. “Si Ahmad itu katanya bisa lompat-lompat di dinding. Terus hilang,” ucapnya.

Anehnya lagi, kata Arsal, baju Ahmad ditemukan di lantai III salah satu ruko yang berada persis di samping rumah tempat Ahmad bekerja.

“Abangnya tadi yang menemukan. Tapi pas kutanya dimana baju itu, dia nggak bisa jawab,” jelasnya.
Selain baju, ditemukan pula handphone serta sendal Ahmad di lokasi kejadian. Sayangnya, handphone dan sendal itu pun tak diketahui dimana keberadaannya.