Benteng Siantar

Melaju Kencang dari Kota, Paradep Taksi Banting Setir dan Menabrak Pagar GKPI

Mobil Paradep Taxi masuk parit setelah menabrak pagar gedung Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI), Jalan Asahan, Kecamatan Siantar Timur, Kamis (28/3/2019), malam sekira pukul 22.00 WIB.

SIANTAR, BENTENGSIANTAR.com– Mobil Paradep Taksi jenis Kijang Innova BK 1609 WQ menghantam pagar gedung Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI), di Jalan Asahan, Kecamatan Siantar Timur, Kamis (28/3/2019) malam, sekira pukul 22.00 WIB. Insiden itu mengakibatkan mobil ringsek parah. Namun, tidak ada korban jiwa dalam persitiwa itu. Termasuk sopir taksi, Arigato tidak mengalami luka sama sekali.

Menurut saksi mata Irawan, sebelum kejadian, taksi tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dari arah inti Kota Siantar menuju Jalan Asahan. Tiba-tiba, taksi itu banting setir ke jalur kanan jalan dan menghantam pagar gereja tersebut.

“Kencang tadi dari arah (inti) kota,” kata Irawan.

Namun, kecelakaan itu pun tidak ditangani personel Unit Laka Lantas Polres Siantar. Tidak diketahui pasti mengapa pihak kepolisian tidak menanganinya.

“Tidak ditangani,” kata Kanit Laka Polres Siantar Aipda Marojahan Nainggolan, tanpa menjelaskan alasan mengapa tidak ditangani.

Sementara itu, Mandor Paradep Taksi Ando Purba membenarkan adanya kejadian itu. Kata dia, kecelakaan itu terjadi karena adanya sepedamotor yang ugal-ugalan di lokasi kejadian.

“Dia (Arigato) dari loket (paradep) mau ke Jalan Asahan menjemput penumpang. Sendiri dia di dalam mobil. Rupanya ada yang balap-balapan di sana (Jalan Asahan),” jelasnya.

BacaPertengkaran 2 Pria Yang Berujung Penikaman di Loket Paradep Taksi

Menurut Ando, Arigato tak ingin ada korban jiwa dalam kejadian itu hingga memilih banting stir ke arah kanan jalan.

“Daripada menabrak yang ugal-ugalan itu, dia tabrak pagar gereja itu,” ujarnya.

Ando memastikan, Arigato dalam keadaan sehat dan tidak mengalami luka sama sekali.

“Nggak mabuk juga dia,” ucapnya.

BacaDRGTaxi, Taksi Pertama di Siantar Urus Izin Lewat Sistem OSS

Ditanya mengenai apakah ada sanksi kepada Arigato, Ando mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan teguran.

“Ini kan bukan kelalaian. Dia hanya menghindar supaya tidak menabrak yang lain. Kalau lalai, bisa sampai dipecat. Ini nanti hanya kita tegur saja,” paparnya.

Ando menambahkan, pihaknya akan mengganti rugi atas kerusakan yang terjadi pada pagar gereja tersebut.