Benteng Siantar

Heboh Tas Bertuliskan Ada Bom, Ternyata Berisi Tanah dan Pot Bunga

Petugas Tim Penjinak Bom Brimob Subden 2B Pematangsiantar saat mengamankan tas hitam bertuliskan 'Laillahaillah, Ada Bom, Mampus Kelen', yang diletakkan di depan Alfamart, Jalan Melanthon Siregar, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Siantar Marihat, Sabtu (13/4/2019) siang. Setelah dilakukan discropture atau penguraian, ternyata berisi pot bunga dan tanah.

SIANTAR, BENTENGSIANTAR.com– Tim Penjinak Bom Brimob Subden 2B Pematangsiantar sudah melakukan discropture atau penguraian terhadap tas hitam bertuliskan ‘Laillahaillah, Ada Bom, Mampus Kelen’, yang diletakkan di depan Alfamart, Jalan Melanthon Siregar, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Siantar Marihat, Sabtu (13/4/2019) siang.

Penguraian tersebut dilakukan di Lapangan Brimob, Jalan Medan, Kecamatan Siantar Timur, Sabtu petang. Penguraian berlangsung selama sekitar 30 menit. Hasilnya, tas tersebut ternyata berisi pot bunga dan tanah.

“Hasilnya ternyata bukan bahan peledak, bukan bom. Melainkan berisi pot bunga dan tanah,” kata Kapolres Siantar AKBP Heribertus Ompusunggu, usai penguraian.

Menurut Heribertus, insiden yang membuat heboh tersebut merupakan ulah orang usil yang mencoba membuat resah.

“Wilayah Siantar aman. Tidak ada ancaman,” ujarnya.

BacaHeboh Tas Bertuliskan ‘Laillahaillah, Ada Bom, Mampus Kelen’ di Melanthon Siregar

BacaAda Ancaman Bom Gereja di Siantar, Kapolres: Jangan Takut!

Penyelidikan terhadap oknum yang meletakkan tas itu pun masih dilakukan. Sesuai hasil interogasi terhadap saksi-saksi di lokasi kejadian dan pemeriksaan CCTV Alfamart, pelaku berjumlah dua orang.

“Ini perbuatan memalukan. Sudah kita dapat bukti dari CCTV Alfamart, saksi di TKP. Sementara, ada dua orang terekam CCTV,” jelas Heribertus, tanpa merinci ciri-ciri dan jenis kelamin kedua orang tersebut.

BacaTembak Mati Teroris, Polisi Sita Peluru dan 5 Kontainer Berisi Bahan Peledak

BacaTeror Bom Jelang Kedatangan Jokowi di Sibolga, Ini Kata Kapolres..

Selain itu, sambung Heribertus, pihaknya juga akan mengecek sidik jari pada pot bunga tersebut.

“Ini akan kita tindaklanjuti. Bukti-bukti akan kita kumpulkan,” tegasnya.

Heribertus mengimbau, masyarakat tetap tenang, jangan resah, dan jangan takut.

“TNI dan Polri siap mengamankan, apalagi ini menjelang pemilu,” ucapnya.