Anak Kecil Diperkosa, Dibunuh, Kapolda Sumut Bilang Itu Karena Narkoba

Share this:
BMG
Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin saat berbicara di hadapan ribuan mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Jumat (13/3/2020).

Di hadapan ribuan mahasiswa, Martuani menyinggung soal keberagaman yang menjadi kekayaan dan kekuatan bangsa Indonesia. Keberagaman itu, lanjut dia, adalah karunia dari Yang Maha Kuasa.

“Kita harus merawatnya dan menjadikannya sebagai kekuatan. NKRI harga mati, tidak ada tawar-menawar,” tegasnya.

Martuani berharap, UHKBPNP menjadi agen perubahan di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara dan Indonesia.

Sementara itu, Rektor UHKBPNP Prof Dr Sanggam Siahaan MHum mengatakan, universitas yang dipimpinnya terus berupaya hadir di tengah masyarakat sebagai wujud Tri Darma Perguruan Tinggi. Saat ini, kata Sanggam, UHKBPNP ada di 22 kabupaten kota di Sumatera Utara dan beberapa provinsi, di antaranya Kalimantan, Aceh, Riau, Lampung dan Bangka Belitung.

“Mahasiswa kita ada dari berbagai suku dan agama. Mereka hidup berdampingan,” terangnya.

BacaSumut Provinsi Terkorup Hingga Walikota Hefriansyah Disinggung Pimpinan KPK

Pada kesempatan itu hadir, Kasrem 022/Pantai Timur Letkol Infanteri Raja Sulung Purba, Dandim 0207 Simalungun Letkol Infanteri Frans Kishin Panjaitan, Walikota Siantar Hefriansyah, Sekda Simalungun Mixnon Andreas Simamora, Kapolres Siantar AKBP Budi Pardamean Saragih, Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu, pengurus yayasan, pimpinan PT STTC, mahasiswa kelompok Cipayung dan lainnya.

Dialog publik bertajuk ‘Partisipasi Masyarakat Menjaga Keamanan dan Menjamin Pembangunan Berkelanjutan di Sumatera Utara’ itu diakhiri dengan penyerahan plakat, ulos dan foto bersama.

Share this: