Proyek Drainase di Jalan Wahidin Siantar Sarat Korupsi, Tiap Hujan Dilanda Banjir

Share this:
FERRY SIHOMBING-BMG
Kondisi Jalan Wahidin saat musim hujan kerap dilanda banjir (foto diabadikan dari mobil). Insert: Proyek drainase amburadul.

Pekerjaan proyek masih berjalan sekitar 30 sampai 40 persen pada tahun 2020, tetapi dana proyek sudah direalisasikan sebesar 60 persen pada tahun 2019.

Informasi lain menyebutkan bahwa Kejaksaan Negeri Siantar sedang melakukan penyelidikan terhadap proyek yang dikerjakan oleh CV Gapura Alam Persada, perusahaan kontraktor dari Medan, dengan pelaksana proyek bernama Ismail, warga Kota Pematang Siantar.

BacaDugaan Korupsi Bansos di Siantar dan Simalungun, MP: Kita Awasi, Polda Gas!

Proses pengerjaan proyek drainase di Jalan Wahidin Kota Pematang Siantar. Foto diambil pada 2 Januari 2020. Kondisi fisik diperkirakan 30 sampai 40 persen.

BacaProyek Jembatan di Tanjung Pinggir Kelebihan Bayar Rp2,9 Miliar, Jaksa ‘Diam’

Kejari juga diketahui telah meminta keterangan sejumlah saksi. Selain itu, Tim ahli dari Medan juga telah didatangkan untuk menyelidiki dugaan penyimpangan dalam pengerjaan proyek tahun 2019 tersebut.

Bersambung ke halaman 3..

Share this: