Ambisi Merebut Singgasana Siantar Dua, Mereka Pesaing Terberat Sondi

Share this:
BMG
(ki-ka) Rospita Sitorus, Astronout Nainggolan, Mangatas Silalahi, Suhanto Pakpahan, Yan Santoso Purba, dan Sondi Silalahi.

Apa Benar Tidak Mampu?

Rajamin Sirait, salah satu tokoh Siantar yang pada masa Pilkada 2020 lalu, sempat digadang-gadang menjadi bakal calon kepala daerah berpendapat bahwa untuk melanjutkan perjuangan almarhum Asner Silalahi, tidak ada salahnya kesempatan diberikan kepada anak sulungnya Sondi Silalahi.

“Pandangan kita, harusnya almarhum Asner Silalahi itu dihormati. Sama misalnya ketika Hulman Sitorus (Walikota Siantar Terpilih) meninggal, kemudian masuk nama Togar Sitorus. Sebenarnya, lebih gentleman begitu,” kata Rajamin Sirait, belum lama ini.

Ketika ada anggapan bahwa Sondi Silalahi tak mampu membantu walikota dalam menjalankan roda pemerintahan karena tidak memiliki pengalaman dan masih muda, Rajamin berpandangan justru hal itu keliru.

“Kan ada staf dan camat, sudah ada sistem dan perangkat. Bukan hal susah menjalankan pemerintahan. Paling utama adalah mengontrol sudah sejauh mana capaian kerja. Dan, yang penting itu adalah inovatif,” ujarnya.

BacaDuka di Balik Kemenangan Asner Silalahi, Abang Kandungnya Meninggal Dunia

BacaMeski Telah Tiada, Susanti Akan Selalu Ingat Asner Silalahi

Rajamin menuturkan, untuk kemajuan Siantar, yang dibutuhkan adalah kemauan. Kemudian, kemampuan tentang daerah secara lokal sangat membutuhkan kolaborasi dengan pengalaman seseorang dari daerah lain.

“Apa benar Sondi sama sekali tidak punya kemampuan untuk kebutuhan pembangunan sekarang ini? Saya rasa justru dia punya kemampuan. Contohnya dalam dunia digital. Mungkin dia punya ilmu untuk sistem pemerintahan berbasis online,” katanya.

Bersambung ke halaman 3..

Share this: