Aksinya Terekam CCTV, Honda Beat Curian Dijual ke Tebing Tinggi, Seharga Rp1,8 Juta

Share this:
ZEGA-BMG
Polisi saat meringkus FH alias Kobe di Jalan Pesantren, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba, Rabu (26/2/2025), dini hari. Pelaku FH alias Kobe (insert) ditetapkan tersangka curanmor.

SIANTAR, BENTENGSIANTAR.com– Pelarian seorang pelaku pencurian sepeda motor berinisial FH alias Kobe akhirnya kandas, setelah bersembunyi lebih kurang dua minggu. Pria 32 itu diringkus polisi saat sedang berada di depan rumah warga di Jalan Pesantren, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, pada Rabu (26/2/2025), dini hari sekira pukul 03.00 WIB.

Keterangan diperoleh BENTENG SIANTAR, penangkapan FH alias Kobe bermula dari laporan pengaduan korban Elfrida br Hasibuan (49), warga Jalan Serumpun, Kelurahan Suka Dame, Kecamatan Siantar Utara, ke Polres Pematangsiantar, pada Senin (10/2/20225), lalu. Dalam laporan itu, korban mengungkapkan telah kehilangan satu unit sepeda motor Honda Beat berwarna putih biru dengan nomor polisi (nopol) BK 5282 TAY.

Ceritanya, pada hari Minggu (9/2/2025), siang sekira pukul 11.11 WIB, Elfrida menghadiri Pesta Bona Taon Punguan Hasibuan. Lokasi acara digelar di sebuah lapangan Jalan Patuan Anggi, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur.

Saat itu, Elfrida datang dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat miliknya. Tiba di lokasi, korban memarkirkan sepeda motor di depan Warung Kopi 86, di Jalan Patuan Anggi.

Setelah memastikan sepeda motor dalam kondisi aman, dengan mengunci stang, Elfrida pun pergi menghadiri acara pesta bona taon. Kebetulan, lokasi acara dengan Warung Kopi 86, tidak terlalu jauh.

Berselang dua jam kemudian, Elfrida kembali ke Warung Kopi 86 bermaksud ingin mengambil ulos dari dalam jok sepedamotornya. Kemudian kembali ke pesta.

BacaTiga Orang Komplotan Curanmor di Siantar Ditangkap, Satu Lagi DPO

BacaBravo Polsek Siantar Martoba! Tempo Sehari Ungkap Kasus Curanmor, Pelaku Pemuda Bertato

Lalu sekitar pukul 14.00 WIB, Elfrida ke Warung Kopi 86 bermaksud ingin menyimpan kembali ulos ke dalam jok sepeda motor. Tapi yang terjadi, korban tidak melihat sepedamotornya di tempat parkir.

Seketika korban panik dan berusaha mencari di sekitar lokasi, namun sepedamotornya tidak ditemukan.

Halaman Selanjutnya >>>

Share this: