SIANTAR, BENTENGSIANTAR.com– Bentrokan berdarah di Cafe Lotta Drinks, tempat hiburan malam (THM) yang berlokasi di Jalan Kartini Bawah, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, telah menyita publik Kota Pematangsiantar saat ini. Lalu, bagaimana respon PT Kereta Api Indonesia (KAI), selaku pemilik lahan Cafe Lotta Drinks tersebut?
Pelaksana Tugas (Plt) Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo membenarkan kalau lokasi usaha Lotta Drinks, merupakan aset PT KAI.
“Cafe Lotta yang beroperasi di kawasan Stasiun Siantar secara resmi berdiri di atas lahan milik PT KAI. Setelah dilakukan sosialisasi, pemilik kafe bersedia melakukan ikatan kontrak sewa dengan KAI mulai 1 Januari 2026,” kata Anwar Yuli Prastyo, Plt Humas KAI Divre I Sumut, Sabtu (17/01/2026).
Baca: Ibu Korban Pembunuhan di Hotel Cahaya Kasih Siantar, Minta Pelaku Dipenjara Seumur Hidup!
Anwar melanjutkan, berdasarkan kontrak yang disepakati antara KAI dengan pihak penyewa, disebutkan bahwa penyewa dalam menjalankan usahanya harus memiliki izin dari pemerintah setempat, dan mematuhi segala aturan yang berlaku.
“Sesuai kesepakatan, KAI berwenang memutus kontrak secara sepihak apabila penyewa terbukti melanggar kesepakatan, peraturan perundang-undangan atau poin-poin sesuai yang tertera dalam kontrak,” jelas Anwar.
Soal tindak pidana yang terjadi di Lotta Drinks, lanjut Anwar, KAI akan melakukan evaluasi.
“KAI selaku pemilik aset akan melakukan evaluasi sembari menunggu hasil penyidikan yang dilakukan oleh pihak berwenang,” ujarnya.
Baca: Subuh Berdarah di Cafe Lotta Siantar, Seorang Pengunjung Tewas Ditikam
Seperti diketahui, bentrokan berdarah antar sesama pengunjung terjadi di tempat hiburan malam (THM) Cafe Lotta, Jalan Kartini Bawah, dekat Stasiun Kereta Api, Kota Pematangsiantar, pada Jumat (16/01/2025), dini hari sekira pukul 04.00 WIB. Seorang pengunjung Andre Perwira, meninggal dunia dalam insiden itu.