Setahun Dua Kasus Dosen Mesum, UHN Siantar Akui Lemah dalam Pencegahan

Share this:
FERRY SIHOMBING-BMG
Kampus Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Jalan Sangnaualuh Damanik, Kota Pematangsiantar. Foto diabadikan Rabu (25/02/2026).

Rektor Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Dr Muktar B Panjaitan MPd membenarkan adanya kedua kasus tersebut.

“Selama saya menjabat, sudah ada dua kasus dugaan pelecehan seksual,” sebut Muktar, dalam konferensi pers, pada Rabu (25/02/2026).

Muktar mengaku, kasus tersebut bisa berulang dan terjadi dua kali, karena pencegahan yang terlambat.

“Tapi, itu adalah ulah oknum-oknum yang tidak takut,” kata Muktar.

Muktar menegaskan, Nommensen tidak menolerir kasus pelecehan seksual. Menurut dia, pelecehan seksual adalah tindakan yang melanggar norma akademik, etika, dan hukum.

“Setiap laporan (dugaan pelecehan seksual) akan ditangani secara serius, profesional, dan tanpa toleransi terhadap pelanggaran. Tidak ada pihak yang kebal terhadap proses hukum maupun sanksi akademik,” tegas Muktar.

Oleh sebab itu, Muktar mengimbau, kepada korban atau pihak yang mengetahui adanya dugaan pelecehan seksual agar tidak ragu melapor melalui mekanisme resmi kampus dan atau aparat penegak hukum.

“Saya juga mengimbau agar seluruh civitas akademika menjaga situasi tetap kondusif serta menghormati proses investigasi yang sedang berjalan,” pinta Muktar.

Muktar mengungkapkan, sejauh ini, hanya ada satu korban RP, yakni TR.

Muktar menuturkan, ketika ada korban atau saksi yang melapor, pihaknya akan menjamin kerahasiaan identitas. Disampaikan bahwa proses pemeriksaan dilakukan secara adil, objektif, dan transparan.

“Kami juga menjamin perlindungan terhadap korban dari segala bentuk intimidasi atau tekanan, serta penjatuhan sanksi tegas sesuai peraturan perundang-undangan dan ketentuan internal universitas apabila terbukti bersalah,” ujarnya.

Rektor Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Dr Muktar B Panjaitan MPd, didampingi jajarannya saat menggelar konferensi pers, Rabu (25/02/2026).

BacaPermintaan Minta Maaf Dosen Mesum Itu Ditolak, Kembang Kampus Lapor Polisi

Muktar menambahkan, Civitas Akademika Nommensen berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, bermartabat, dan bebas dari segala bentuk kekerasan seksual.

Halaman Sebelumnya <<<

Share this: