Jaga Predikat Kota Toleransi, MUI Imbau Warga Siantar Tertib Saat Takbir Keliling

Share this:
BMG
Wali Kota Pematangsiantar, diwakili Sekda Junaedi Sitanggang memimpin Rapat Persiapan Kegiatan Malam Takbir Keliling, Salat Idul Fitri, dan Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) Tingkat Kecamatan se-Kota Pematangsiantar, di Ruang Data Balai Kota Pematangsiantar, Senin (9/3/2026) pagi.

SIANTAR, BENTENGSIANTAR.com–  Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematangsiantar mengimbau seluruh umat Muslim untuk menjaga kekhidmatan perayaan Idul Fitri 1447 H dengan tetap mengedepankan ketertiban umum.

Dalam rapat koordinasi di Balai Kota, Senin (9/3/2026), MUI menekankan pentingnya menjaga citra Pematangsiantar sebagai kota toleransi kelima di Indonesia, baik saat pelaksanaan takbir keliling maupun ibadah salat Id, agar euforia kemenangan tetap selaras dengan semangat kerukunan dan aturan berlalu lintas.

Rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang, mewakili Wali Kota Wesly Silalahi, menekankan bahwa perayaan tahun ini harus tampil lebih inovatif dan melibatkan partisipasi aktif generasi muda. Sekda menginstruksikan setiap kecamatan memberdayakan remaja masjid dan anak-anak di wilayah masing-masing guna menyemarakkan barisan takbir keliling.

​”Kita ingin tahun ini takbir keliling tampil beda. Dengan keterlibatan remaja masjid, antusiasme masyarakat akan meningkat. Titik kumpul utama telah ditetapkan di halaman parkir pariwisata, tepat di depan Balai Kota,” ujar Junaedi.

Guna memastikan kelancaran arus lalu lintas, Pemko Pematangsiantar berkoordinasi intensif dengan Polres Pematangsiantar untuk memetakan titik-titik rawan kemacetan. Junaedi meminta Dinas Kominfo segera menyusun infografis rute resmi agar masyarakat dapat mengikuti alur yang telah disepakati.

​Wakapolres Pematangsiantar, Kompol Budiono Saputro, menyatakan dukungan penuh terhadap agenda tersebut. Dia meminta koordinasi teknis di lapangan antara Sat Lantas dan Dinas Perhubungan diperkuat guna menjamin keamanan peserta takbir.

BacaLebaran Tenang di Siantar, Wesly Silalahi Jamin Pasokan Sembako dan BBM Mencukupi

Senada dengan hal tersebut, Ketua MUI Pematangsiantar, HM Ali Lubis mengingatkan bahwa sebagai kota toleransi kelima di Indonesia, Pematangsiantar selalu menjadi sorotan nasional. Dia berharap perayaan Idul Fitri tidak dilakukan secara berlebihan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

​”Untuk peserta yang menggunakan kendaraan roda dua, kami imbau tetap memakai helm dan mematuhi aturan lalu lintas. Mari kita tunjukkan bahwa Siantar adalah kota yang tertib dan santun dalam merayakan hari besar keagamaan,” pungkasnya.

BacaDengar Curhatan Pengusaha Kecil, Ketua Dekranasda Siantar Siap Fasilitasi Bantuan Modal

​Selain persiapan Idul Fitri, rapat tersebut juga membahas pematangan/kesiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) tingkat kecamatan yang akan digelar serentak di seluruh wilayah Kota Pematangsiantar.

Share this: