SIANTAR, BENTENGSIANTAR.com– Panitia Paskah Umat Katolik Tahun 2026 se-Kota Pematangsiantar memberikan undangan khusus kepada Wali Kota Wesly Silalahi untuk berpartisipasi langsung dalam prosesi Jalan Salib mendatang. Harapan ini disampaikan dalam pertemuan silaturahmi yang berlangsung hangat di Command Center Balai Kota Pematangsiantar, Rabu (11/03/2026).
Ketua LP3KD Kota Pematangsiantar, Daud Simanjuntak, mengungkapkan harapan agar Wali Kota Wesly Silalahi bersama Sekda Junaedi Antonius Sitanggang dapat ikut serta memanggul salib dalam prosesi yang direncanakan singgah di 14 titik pemberhentian.
”Kami berharap Bapak Wali Kota dan Pak Sekda dapat berpartisipasi memanggul salib. Rute Jalan Salib ini akan dimulai dari Monumen Raja Sangnaualuh Damanik sebagai simbol kebersamaan kita,” kata Daud.
Perayaan Paskah tahun ini tidak hanya fokus pada ritual ibadah, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan lingkungan (ekologi). Beberapa agenda utama yang telah disusun panitia antara lain: Aksi Ekologi, yaitu gotong royong pembersihan makam Katolik di Jalan Farel Pasaribu bersama pelajar.
Kemudian, kebersihan lingkungan. Pembersihan drainase dilakukan di sepanjang Jalan Sibolga hingga Jalan MH Sitorus oleh empat paroki (11 gereja).
Lalu, aksi solidaritas. Panitia Paskah Umat Katolik akan melakukan kunjungan dan doa bersama warga binaan di Lapas Pematangsiantar. Dan, berlanjut dengan aksi donor darah massal. Selanjutnya, puncak acara Perayaan Paskah Agung dan Misa akan digelar serentak pada 19 April 2026.
Baca: Bersukacita dengan Jemaat HKBP Distrik V Sumatera Timur di Perayaan Paskah
Menanggapi rencana itu, Wali Kota Wesly Silalahi menyatakan apresiasinya. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar siap mengerahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan Paskah, terutama yang berkaitan dengan aksi gotong royong dan ketertiban umum.
Wesly menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata untuk mempertahankan dan meningkatkan status Pematangsiantar sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia.
”Saat ini, kita berada di peringkat 5 Kota Toleransi di Indonesia. Melalui kolaborasi seperti ini, saya berharap nilai toleransi kita terus meningkat, bahkan kalau bisa mencapai peringkat pertama,” tutur Wesly.
Baca: 2027, Wesly Silalahi Fokus Majukan Ekonomi Rakyat dan Kreativitas Lokal Siantar
Vikaris Episkopal (Vikep) Keuskupan Agung Medan Area Pematangsiantar, Pastor Ambrosius Nainggolan, menyampaikan terima kasih atas kepemimpinan Wesly Silalahi yang dinilai sangat akomodatif terhadap umat beragama.
”Umat Katolik siap mendukung penuh visi-misi pembangunan kota guna mewujudkan Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras,” pungkasnya sebelum menutup pertemuan dengan doa bersama.
Pertemuan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Pastor Ambrosius Nainggolan.