Benteng Siantar

Bus Moria Tabrak Suzuki Shogun di Tiga Balata, Wanita asal Siantar Meninggal

Personel Sat Lantas Polres Simalungun saat melakukan olah TKP bus PT Moria Unedo Jaya menabrak pengendara Suzuki Shogun di jalan umum Siantar-Parapat, tepatnya di Kelurahan Tiga Balata, Kecamatan Jorlang Hataran, Simalungun, Senin (2/11/2020), malam sekira pukul 22.30 WIB.

JORLANG HATARAN, BENTENGSIANTAR.com– Mobil bus PT Moria Unedo Jaya menabrak sepeda motor Suzuki Shogun di jalan umum Siantar-Parapat, tepatnya di Kelurahan Tiga Balata, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun, Senin (2/11/2020) sekira pukul 22.30 WIB.

Dalam insiden itu, seorang wanita asal Kota Pematang Siantar meninggal dunia. Dia adalah Sonang boru Nababan, warga Jalan Pdt J Wismar Saragih, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba.

Masyarakat setempat yang menyaksikan kejadian itu sempat mengevakuasi wanita berusia 48 tahun itu dari lokasi kejadian untuk dibawa ke rumah sakit. Namun sayang, dalam perjalanan, Sonang yang dalam kondisi kritis menghembuskan nafas terakhirnya.

Kanit Laka Polres Simalungun Ipda Ramadhan Siregar menjelaskan, sebelum kecelakaan, bus bernomor polisi BB 7068 BB yang dikendarai Indra Siregar (28), warga Desa Lumban Gaol, Kecamatan Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), datang dari arah Siantar menuju Parapat.

BacaSenggolan saat Nyalip, Jatuh ke Aspal, Pemotor Tewas Digilas Mobil

Lalu, saat tiba di lokasi kejadian, lanjut Ramadhan, bus itu menabrak sepeda motor Suzuki Shogun bernomor polisi BK 5428 WT yang dikendarai Arnold Marpaung (40), warga Tiga Balata, Kecamatan Jorlang Hataran, Simalungun, berboncengan dengan Sonang boru Nababan.

“Jadi, sepeda motor ditabrak bus itu dari belakang,” kata Ramadhan, Rabu (4/11/2020).

Ramadhan menduga, kecelakaan terjadi akibat sopir bus yang berkendara dengan kecepatan tinggi dan tidak memperhatikan sepeda motor yang ada di depannya.

BacaDirampok di Simalungun, Getah Karet dan Uang Dibawa Kabur, Truk Ditinggal di Asahan

Pascakejadian, tambah Ramadhan, Sonang meninggal. Sementara, Arnold mengalami luka ringan dan Indra tidak mengalami luka.

“Kita sudah olah TKP dan sepeda motor serta bus sudah disita sebagai barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Ramadhan.