Petani ‘Teriak’ Pupuk Langka, Distributor CV Agri Mandiri Lempar Bola ke Produsen

Share this:
Jos-BMG
Suasana bongkar muat pupuk urea di Gudang Jalan Mataram, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematang Siantar, baru-baru ini.

SIMALUNGUN, BENTENGSIANTAR.com– Kelangkaan pupuk bersubsidi masih menjadi persoalan di Kabupaten Simalungun. Salahsatu daerah yang saat ini mengalami kelangkaan berada di Kecamatan Panei.

Kelangkaan ini membuat para petani di sana, menjerit. Tanaman hortikultura yang mereka tanam terancam gagal panen.

“Tanaman jagung kami sudah waktunya minta dipupuk, tapi pupuk tidak ada. Bagaimana ini?” protes R Damanik, warga Nagori Sigodang Barat, Kecamatan Panei, kepada BENTENG SIANTAR.

Kondisi ini bertolak belakang dengan program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah. Pupuk bersubsidi yang seharusnya disalurkan kepada petani, justru ‘menghilang’ di pasaran.

Sementara, CV Agri Mandiri Sejahtera, selaku distributor pupuk untuk wilayah kerja Kecamatan Panei, justru lempar bola panas ke produsen.

Direktur CV Agri Mandiri Sejahtera Beliana mengatakan, pupuk kosong di gudang Jalan Mataram, Kota Pematang Siantar.

“Di gudang masih kosong barangnya (pupuk),” tulis Berliana, menjawab pesan WhatsApp BENTENG SIANTAR.

BacaDistributor CV Agri Mandiri Sejahtera Siantar Jual Pupuk Urea Bersubsidi di Atas HET?

BacaGawat Bah! 4 Ton Pupuk Urea Bersubsidi Jatah Kelompok Petani di Rawang Pardomuan Nauli ‘Raib’

Dia juga bilang PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) melakukan pembatasan penebusan pupuk kepada distributor.

“Pengambilan juga dibatasi dan dibagi ke beberapa distributor yang menebus pupuk,” kata Berliana.

Halaman Selanjutnya >>>

Toni dari PT PIM: Stok Minim, Bukan Berarti Tidak Ada

Share this: