SIMALUNGUN, BENTENGSIANTAR.com– Simalungun Military Training Area (SIMTRA), bukan lagi hanya tempat latihan pertahanan bagi para prajurit TNI Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (Kodam I/BB). Di lokasi yang berada di Kecamatan Silou Kahean dan Kecamatan Dolok Silou, Kabupaten Simalungun itu, kedepan, para prajurit akan dibekali pelatihan mitigasi bencana dan ketahanan pangan (hanpang).
Langkah ini sebagai program strategis nasional bertujuan untuk kepentingan pertahanan. Juga, langkah antisipasi dan penanggulangan bencana alam serta program ketahanan pangan di Kabupaten Simalungun sekitarnya.
Keberadaan SIMTRA diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan aparat TNI menghadapi berbagai potensi bencana alam, seperti banjir, longsor, dan kebakaran hutan yang kerap mengancam wilayah dengan kondisi geografis perbukitan dan hutan.
Program ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah pusat, TNI, dan pemerintah daerah, di mana kawasan latihan tersebut nantinya juga dapat dimanfaatkan sebagai pusat pelatihan penanganan darurat bencana, evakuasi masyarakat, serta simulasi tanggap darurat.
Sejumlah pihak menilai bahwa pembangunan SIMTRA akan memberikan dampak positif bagi daerah, baik dari sisi keamanan, kesiapsiagaan bencana, maupun peningkatan ekonomi masyarakat sekitar melalui pembangunan infrastruktur pendukung.
Baca: Pucuk Komando Rindam I Bukit Barisan Berganti, dari Charles Sagala ke Abdul Razak Rangkuti
Pemerintah menegaskan, dalam pelaksanaan program ini akan tetap memerhatikan aspek lingkungan, sosial, serta melibatkan masyarakat setempat agar tidak menimbulkan konflik di kemudian hari.
Dengan adanya SIMTRA di Silou Kahean dan Dolok Silau, sebagai tempat latihan Kodam I/BB, diharapkan wilayah Simalungun semakin siap menghadapi berbagai ancaman bencana alam, sekaligus memperkuat pertahanan dan ketahanan nasional yang nantinya juga akan dilaksanakan reboisasi terhadap lahan-lahan yang kosong oleh Rindam I/BB bekerja sama dengan Dinas Kehutanan.
Dalam hal rencana itu, Danrindam I/BB, Brigjen TNI Abdul Razak Rangkuti mengutus Dandenmalat, Mayor Inf Budi Permana dan Kadepmilum, Kapten Inf EJ Sipayung, berkoordinasi dengan para camat dan pangulu nagori beserta jajaran serta para Tokoh Masyarakat dari Kecamatan Silou Kahean dan Dolok Silou.
Baca: Stok Pangan Aman, Tidak Perlu Lagi Impor Beras
Sebagai informasi, SIMTRA diresmikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Letjen TNI Moeldoko, pada Kamis 30 Mei 2013. Peresmian ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Moeldoko disaksikan Pangdam I/BB Mayjen TNI Faulus F Lodewijk, Bupati Simalungun, JR Saragaih.
Simalungun Military Training Area memiliki luas 8.140 hektare.