Belajar dari Bangkok, RHS Ingin Petani di Simalungun Tentukan Harga Sendiri
- Selasa, 22 Sep 2020 - 01:11 WIB
- dibaca 269 kali

RHS juga mengaku siap untuk mendatangkan investor dari Kepulauan Riau ke Kabupaten Simalungun.
“Jika kualitas produksi sudah baik, kami akan mendatangkan investor dari Kepulauan Riau dan daerah lainnya untuk menanamkan modal di Kabupaten Simalungun. Misalnya saja, hasil petani tomat, cabe dan kentang, kan dapat dikelola menjadi saos tomat, saos cabe, makanan dari bahan kentang. Inikan butuh investor untuk membangun pabriknya,” ujar Radiapoh.
Untuk itu, lanjut RHS, pemerintahan yang kelak mereka pimpin akan memberikan kemudahan-kemudahan dalam perizinan, kepastian infrastruktur yang baik, kepastian hukum, serta rasa aman, dan nyaman dalam berinvestasi di Simalungun.
“Jika ini dapat dijalankan sebaik-baiknya dan sejujur-jujurnya, maka dampaknya adalah pendapatan asli daerah melalui pajak, sejahteranya petani, dan terbukanya lapangan kerja serta terbangunnya permukiman bagi karyawan yang bekerja di pabrik,” terangnya.
Baca: Haji Sulaiman: Saya Kenal RHS, Pengusaha Sukses, Banyak Membantu Masyarakat
RHS menambahkan, apa yang akan dikerjakanya bersama ZW bertujuan untuk menaikkan harkat dan kedaulatan para petani, khususnya di Simalungun.
“Para petani berdaulat menentukan harga, Simalungun lebih maju dan sejahtera,” pungkas Radiapoh.