Benteng Siantar

Debit Air Berkurang di Musim Kemarau, PDAM Tirtauli Sediakan Mobil Tangki Gratis

Petugas PDAM Tirtauli menyalurkan air bersih menggunakan layanan mobil tangki terhadap para pelanggan yang mengalami penurunan debit air akibat musim kemarau, Rabu (20/3/2019).

SIANTAR, BENTENGSIANTAR.com– Musim kemarau yang melanda wilayah Siantar dan Simalungun membuat debit air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtauli berkurang drastis. Bahkan, di beberapa titik, penurunan debit air berdampak pada kurangnya pasokan air ke pelanggan.

Mengatasi situasi pelik yang diakibatkan siklus alam ini, PDAM Tirtauli membuat kebijakan berupa layanan mobil tangki gratis. Kebijakan ini diambil guna memastikan pelanggan tetap mendapat layanan air bersih meski pada kondisi kemarau.

Humas PDAM Tirtauli Rosliana Sitanggang menjelaskan, pelanggan yang membutuhkan layanan air bersih karena aliran air ke rumahnya tidak mengalir normal akibat kemarau, dapat menghubungi nomor telepon call center, yakni 0622 24017 dan 0811-606-44448. Setelah dihubungi, manajemen PDAM Tirtauli segera menugaskan layanan mobil tangki mendatangi tempat tersebut.

“Tapi sifat kebutuhanya yang komunal, ya. Artinya, untuk kebutuhan satu kompleks gitu. Jangan untuk keperluan satu orang. Karena mobil tangkinya kan akan bertugas ke banyak titik. Jadi, supaya efektif. Hubungi saja nomornya dan beritahu di mana titik kumpul (pelanggan)-nya. Mobil tangkinya segera datang,” ucap Rosliana, kepada BENTENG SIANTAR, Rabu (20/3/2019).

BacaPompa Air Diperbaiki Tahun Depan, Ini Pesan ke Pelanggan PDAM Tirtauli

BacaOTT di PDAM Tirta Lihou, Seorang Pegawai Ditetapkan Tersangka

Ia menjelaskan, nomor telepon tersebut itu bisa dihubungi pada jam kerja. Selain lewat telepon, pelanggan juga bisa mendatangi langsung Kantor PDAM Tirtauli di Jalan Porsea, Kecamatan Siantar Barat, untuk meminta layanan tersebut.

“Kami dari manajemen memohon maaf yang sebesar-besarnya akibat ketidaknyamanan ini. Dan, kami pastikan layanan mobil tangki air tersebut gratis,” ujarnya.

Diketahui, adapun titik-titik lokasi yang debit airnya menurun akibat musim kemarau, di antaranya Jalan Tangki, Jalan Rahayu, Nagahuta, Sibatu-batu, Jalan Melati, Jalan Handayani, Viyata Yudha, Tojai Baru, dan Setia Negara.