Benteng Siantar

Jenazah ABK Asal Siantar Tak Kunjung Dipulangkan, Keluarga Lapor ke BP2MI

Keluarga besar Riki Samosir masih berharap jenazah alm Riki Samosir, ABK asal Siantar itu bisa dipulangkan ke kampung halaman, Senin (5/7/2021).

SIANTAR, BENTENGSIANTAR.com– Jenazah Riki Samosir, seorang Anak Buah Kapal (ABK) asal Kota Pematang Siantar, yang meninggal dunia di Kapal Cina tak kunjung dipulangkan.

Berbagai upaya sudah dilakukan keluarganya. Kabar terbaru, keluarga Riki mendatangi Kantor Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) di Kota Medan, Selasa (6/7/2021).

Di sana, keluarga melaporkan apa yang dialami Riki.

“Usaha apapun akan kami tempuh agar jasad keponakan kami itu bisa dipulangkan,” kata Rama Uli, salah satu keluarga Riki.

Rama Uli melanjutkan, saat membuat pengaduan di BP2MI, mereka menceritakan semua yang terjadi kepada Riki, termasuk rencana pelarungan jenazah Riki ke laut.

“Semua masalah yang terjadi sudah kami jelaskan ke BP2MI,” ujar Rama.

Setelah mendengar keluhan keluarga Riki, pihak BP2MI kemudian berkomunikasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Dari komunikasi tersebut diketahui bahwa Kemenlu sedang berupaya untuk memulangkan jenazah pemuda 28 tahun itu ke kampung halaman.

BacaDua Tahun Merantau, ABK Asal Siantar Hilang Kontak, Dapat Kabar Sudah Meninggal

BacaHati-Hati! Rawan Pencuri Handphone Modus Pinjam di Lapangan Merdeka Siantar

Salah satu upaya yang dilakukan Kemenlu, sambung Rama, yakni berkomunikasi dengan Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

“Kami mendengar langsung pembicaraan BP2MI dengan Kemenlu. Kemenlu bilang, mereka sudah berkomunikasi dengan Pemerintah RRT,” jelas Rama.

Bersambung ke halaman 2..

Tambahnya kembali, hasil pembicaraan Kemenlu dengan RRT bahwa seperti yang didengar oleh Rama Uli, keluarga dekat dari ABK bahwa kapal yang mencari ikan tersebut tengah bermasalah dengan ABK asal Indonesia.

BacaMasih Berharap Jenazah ABK Asal Siantar Itu Dipulangkan ke Kampung Halaman, Kemenlu Surati Cina

BacaRumah Dinas Bu Direktur Digeledah, Ditemukan Berkas Penting Dugaan Korupsi PDAM Tirta Lihou

Rama kembali menegaskan, keluarga besar mereka menolak keras pelarungan jenazah Riki ke laut.

“Kami tetap minta jasadnya dipulangkan. Kami mau lihat, bagaimana pun bentuknya. Mau tinggal tulang pun itu tetap kami minta dibawa pulang,” pungkasnya.