Benteng Siantar

Laka Maut di Jalan Lintas Mandoge-Tanah Jawa, Satu Pelajar Tewas

Warga memerlihatkan lokasi kejadian laka lantas kepada personel Unit Laka Polres Simalungun, di jalan lintas Mandoge-Tanah Jawa, Huta V Kampung Jawa, Nagori Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Minggu (10/3/2019).

TANAH JAWA, BENTENGSIANTAR.com– Insiden maut terjadi pagi tadi di jalan lintas BP MandogeTanah Jawa, Huta V, Kampung Jawa, Nagori Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Minggu (10/3/2019), sekira pukul 06.30 WIB. Zakaria Fernando Paulus Manurung, seorang pelajar tewas dalam peristiwa itu.

Meski sebelumnya sempat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit (RS) Vita Insani Pematangsiantar, namun nyawa Zakaria sudah tidak tertolong lagi.

Kejadian itu bermula ketika Zakaria dengan mengendarai sepedamotor Honda Supra X 125 dengan nomor polisi BK 3619 TAE, melaju dari arah Tanah Jawa menuju Bandar Pasir (BP) Mandoge. Lalu setibanya di lokasi kejadian, Zakaria hendak mengelakkan lubang yang ada di depannya.

Warga Kampung Kristen, Nagori Jawa Tongah, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, itu kemudian mengambil jalur terlalu ke kanan. Dan pada saat yang bersamaan, satu unit sepedamotor Honda Supra X 125 dengan nomor polisi BK 4018 TAD yang dikemudikan Elson Bagatua Sinurat melaju dari arah yang berlawanan. Alhasil, kecelakaan lalu lintas pun tak terhindarkan lagi. Kedua kendaraan bermotor itu saling hantam. Zakaria dan Elson terpental ke jalan.

BacaLaka Maut Pagi Tadi di Hutabayu, Pengendara Vixion Tewas, Dua Luka-luka

Beda dengan Zakaria, Elson mengalami luka berat. Warga Huta II Buntu Sialtong, Kelurahan Saribuasih, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, itu mengalami luka di pergelangan kaki kanan dan patah.

BacaKecelakaan di Tol Medan-Tebing Tinggi, Korban Tewas dan Luka Warga Simalungun, Ini Daftarnya

Kanit Laka Polres Simalungun Iptu Amir Mahmud membenarkan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) itu. Amir menjelaskan, pihaknya sudah mengamankan dua unit sepedamotor sebagai barang bukti.

“Kita sudah olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan lebih lanjut masih kita lakukan,” kata Amir.