Benteng Siantar

Siaga Corona, Delapan Orang di Simalungun dalam Pemantauan, Baru dari Luar Negeri

Bupati Simalungun JR Saragih, saat diwawancarai wartawan usai rapat bersama Forkompinda di Aula Koramil, Jalan Asahan, Simalungun, Rabu (18/3/2020).

SIMALUNGUN, BENTENGSIANTAR.com– Bupati Simalungun JR Saragih mengungkapkan, ada delapan warga yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) di Simalungun. Mereka baru saja pulang dari luar negeri. Namun, JR memastikan, belum ada pasien positif Virus Corona di wilayah Simalungun.

JR Saragih menyebutkan, kedelapan orang yang masuk dalam daftar ODP itu diantaranya baru pulang dari Swedia, sebagian lagi dari Malaysia. Ia menjelaskan, kedelapan orang itu sempat menjalani perawatan medis. Sebab, di hari ke-14 setelah pulang, kedelapan ODP itu mengalami demam.

“Delapan orang yang dalam pengawasan itu sudah dipulangkan. Hasilnya, tidak terkait dengan virus corona,” kata JR, saat dltemui BENTENG SIANTAR, usai rapat bersama Forkompinda di Aula Koramil, Jalan Asahan, Simalungun, Rabu (18/3/2020).

Meski begitu, sambung JR, orang-orang tersebut masih terus dipantau. Bupati dua periode itu pun sudah menyiapkan ruang isolasi khusus pasien yang terdampak virus corona.

“Sesuai instruksi pusat melalui provinsi, kabupaten harus menyiapkan ruang isolasi untuk menangani pasien-pasien yang kena terdampak virus corona ini,” imbuhnya.

BacaPulang dari Mekah, Satu Warga Siantar Diduga Terjangkit Corona

Untuk itu, JR menunjuk Rumah Sakit Umum (RSU) Perdagangan sebagai rujukan dari Puskesmas yang tersebar di Kabupaten Simalungun. Dokter spesialis, kata dia, akan fokus dan standby di rumah sakit tersebut.

“Hari ini akan kami persiapkan, baik ruang isolasinya dan ICU-nya. Perlengkapan medis akan kami lengkapi. Dokter spesialis yang kita siagakan dan bertanggungjawab adalah dokter paru. Jadi, dari tiga rumah sakit kita, kita fokuskan semua dokter spesialisnya berada di Perdagangan,” ujarnya.

BacaTiga Warga Siantar Baru Pulang dari China, Begini Hasil Pemeriksaan Dinas Kesehatan

JR menambahkan, pihaknya pun menggratiskan seluruh biaya bagi pasien virus corona. Ia berpesan agar masyarakat tidak perlu panik.

“Jaga kesehatan tubuh, rajin cuci tangan, makanlah makanan yang bergizi dan hindari tempat-tempat keramaian,” pungkasnya.