Benteng Siantar

Rumah Tauke Jeruk Tigarunggu Dibobol Maling, Uang Rp12,6 Juta Raib

Rumah Lismawanti Purba di Kampung Baru, Kelurahan Tigarunggu, Kecamatan Purba, Simalungun, dibobol maling, Minggu (15/11/2020) pagi.

TIGARUNGGU, BENTENGSIANTAR.com– Rumah Lismawanti Maurita Purba di Kampung Baru, Kelurahan Tigarunggu, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, dibobol maling, Minggu (15/11/2020) pagi.

Dalam kejadian ini, tauke jeruk itu kehilangan uang tunai sebesar Rp12,6 juta. Selain itu, pencuri berhasil membawa kabur 2 unit handphone.

Informasi diperoleh BENTENG SIANTAR, Minggu sekira pukul 07.00 WIB, Lismawanti sempat mengambil dompetnya untuk membayar upah pekerja di ladang.

Setelah itu, Lismawanti kembali ke rumah. Lalu, saat hendak tidur, Lismawanti meletakkan dompetnya tersebut di atas tempat tidur.

Kemudian, belum begitu lama tidur, Lismawanti tiba-tiba terbangun. Namun sayang, saat terbangun, Lismawanti mendapati dompet berwarna hitam merah miliknya itu tak ada lagi di tempat tidur. Padahal, dompet tersebut berisi uang hasil penjualan jeruk sebesar Rp11 juta.

Mengetahui itu, Lismawanti kemudian menanyai kedua putrinya; Soniya Aryani Barus dan Isniya Umi Barus, tentang keberadaan dompetnya itu. Namun, tak seorang pun mengetahuinya.

BacaPemuda Ini Curi Sepedamotor di Tigarunggu, Ditangkap dari Saribudolok

Mendengar jawaban kedua putrinya itu, Lismawanti mulai curiga. Lismawanti yakin, rumahnya telah dimasuki pencuri.

Lalu, Lismawanti memeriksa rumah untuk mengetahui barang-barang lain yang hilang. Kedua orang putrinya itu pun mengaku telah kehilangan satu unit handphone merk Samsung J5 Pro dan uang sebesar Rp1,6 juta.

Bersambung ke halaman 2..

Selain itu, Lismawanti juga telah kehilangan satu unit handphone merk Vivo.

Kapolsek Purba Iptu Marolop Sinaga membenarkan kejadian itu. Kata Marolop, Lismawanti sudah membuat laporan pengaduan resmi atas aksi pencurian tersebut.

Marolop melanjutkan, dalam aksi pencurian itu, tidak ada kerusakan di rumah Lismawanti.

“Pelaku diduga masuk rumah melalui pintu depan dengan cara memasukkan tangan melalui jendela dekat pintu dan mengambil kunci yang sedang tergantung di pintu rumah,” jelas Marolop.

BacaJauh-jauh Datang ke Simalungun, Pria Ini Satroni Rumah Pendeta GKPS

Marolop menambahkan, kerugian materil dalam kejadian itu berjumlah Rp20 juta.

“Saat ini, kasusnya masih dalam penyelidikan,” pungkas Marolop.