Polisi Cegah Percobaan Bunuh Diri Seorang Wanita di Rel Kereta Api Sinaksak

Share this:
BMG
Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang berusaha menenangkan, memberi wejangan dan nasihat kepada Magdalena Damanik, warga Siantar yang melakukan percobaan bunuh diri di Rel Kereta Api Sinaksak, Sabtu (29/3/2025).

Janji Awali Hidup Baru

Kejadian ini kemudian dilaporkan oleh Kapolsek Serbalawan ke Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang SH SIK MH. Menanggapi laporan itu, Kapolres Simalungun langsung bergegas menuju lokasi untuk menyambangi perempuan yang berupaya bunuh diri tersebut.

Dalam pertemuan itu, AKBP Marganda memberikan wejangan dan nasihat kepada Magdalena. Saat diberikan wejangan, Magdalena yang berurai air mata akhirnya mengakui bahwa tindakan yang dilakukannya salah dan berjanji akan mengawali hidup baru.

“Saya sangat menyesal dan berterima kasih kepada polisi yang telah menyelamatkan saya. Saya sadar bahwa tindakan saya salah dan ingin memulai kehidupan yang lebih baik,” ujar Magdalena, dengan penuh penyesalan.

Menurut pengakuan Magdalena, alasan dia ingin mengakhiri hidup adalah karena permasalahan kehidupan yang sedang dihadapinya. Namun, setelah mendapat pendampingan dari kepolisian, dia mendapatkan kembali harapan dan semangat hidup.

Sebagai tindak lanjut dari kejadian tersebut, Kapolsek Serbalawan menghubungi Kapolsek Siantar Selatan untuk berkoordinasi dengan keluarga Magdalena agar dapat menjemputnya. Selain itu, dilakukan juga pemeriksaan kesehatan oleh petugas medis di Pos Pelayanan.

“Kami akan menyerahkan Magdalena kepada pihak keluarga dan menyampaikan agar dapat dilakukan pengawasan dan bimbingan sampai Magdalena benar-benar pulih secara mental,” tambah Iptu Gunawan.

Petugas medis melakukan pemeriksaan medis terhadap Magdalena Damanik di Pos Pelayanan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Sabtu (29/3/2025).

BacaFakta di Balik Kasus Percobaan Bunuh Diri Alex, Poin Dua Bikin Miris

BacaJauh dari Orangtua, ‘Terusir’ dari Rumah Keluarga, Bingung Biaya Sekolah Tak Ada, Pelajar Ini Nekat Menyakiti Diri

Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang menekankan bahwa kehadiran Polri bukan hanya untuk menangani kejahatan, tetapi juga untuk memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk mereka yang sedang dalam kondisi mental yang tidak stabil.

“Polri untuk masyarakat bukan hanya slogan, tetapi komitmen kami untuk selalu hadir dan melindungi setiap anggota masyarakat dalam situasi apapun,” tutup AKBP Marganda.

Halaman Sebelumnya <<<

Share this: