Benteng Siantar

Dikabarkan Tilep Uang Pemasangan Pipa Baru, Dirtek PDAM Tirtauli: Belum Kusetor

Salah satu perumahan di Jalan H Ulakma Sinaga, Kecamatan Siantar, Simalungun, yang pemasangan pipanya mangkrak. Foto ini diabadikan Senin (19/8/2019).

SIANTAR, BENTENGSIANTAR.com– Direktur Teknik (Dirtek) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtauli Paruhum Siregar dikabarkan menilep uang pemasangan pipa baru di salah satu perumahan di Jalan H Ulakma Sinaga, Kecamatan Siantar, Simalungun.

Penelusuran BENTENG SIANTAR, uang tersebut berjumlah Rp150 juta. Perumahan milik seorang pengusaha berinisial KS itu dibangun sekitar empat bulan lalu. KS kemudian mengajukan permohonan pemasangan pipa baru ke PDAM. Namun, setelah menerima permohonan itu, Paruhum langsung menemui KS.

Paruhum turun untuk menangani langsung pemasangan pipa tersebut. Lalu, pada Juni 2019, rekan kerja KS berinisial TR menyetorkan uang itu kepada Paruhum.

Meski sudah menerima uang itu, Paruhum tidak menyetorkannya ke kas PDAM. Paruhum membeli alat pemasangan pipa dan mengerjakan sendiri.

Pemasangan pipa itu pun disinyalir tidak sesuai dengan prosedur PDAM. Dan hingga kini, pemasangan pipa baru di perumahan tersebut tak kunjung selesai.

BacaKatanya Sakit, Faktanya Tersangka Korupsi Posma dan Acai Rapat di Gedung Dewan

BacaAgenda Pemeriksaan Sebagai Tersangka Korupsi, Posma Mangkir Dua Kali, Acai Sekali

Namun, Paruhum Siregar pun membantah kabar miring itu. Menurut Paruhum, proses pemasangan pipa sudah sesuai prosedur.

“Ada permohonannya (pemasangan pipa baru). Semua sesuai prosedur,” katanya saat ditemui di kantornya, Senin (19/8/2019).

Meski begitu, Paruhum mengakui bahwa uang sebesar Rp150 juta itu belum disetorkannya ke kas PDAM.

“Belum kusetor. Administrasinya belum selesai,” kilah Paruhum.

BacaDipersangkakan Kasus Korupsi, Ini Alasan Jaksa Tidak Menahan Kadis Kominfo Siantar

BacaKorupsi Dana KUBE, Mantan Kabid Dinsos Jadi Tersangka, Baren Purba Berpotensi

Paruhum kembali menyinggung soal proses administrasi yang belum selesai saat ditanya tentang mangkraknya pemasangan pipa itu.

“Masih ada administrasi yang belum selesai,” ucapnya.