Satgas Pangan Sumut Diminta Pantau Ketat Stok Pangan Jelang Nataru
- Senin, 19 Des 2022 - 21:37 WIB
- dibaca 24 kali
MEDAN, BENTENGSIANTAR.com– Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta agar komoditas yang keluar dari daerahnya dikontrol dengan ketat. Langkah itu untuk mengendalikan harga komoditas, terutama komoditas pangan.
“Tidak ada barang yang keluar dari Sumut yang tidak terkendali. Harus dikontrol, untuk memastikan ketersediaan komoditas pangan di sini dan menjaga inflasi kita. Satgas Pangan kabupaten/kota harus pantau ini secara ketat,” kata Edy Rahmayadi, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) se-Sumut, di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut, Senin (19/12/2022).
Edy menyebutkan, inflasi Sumut pada November 2022 berada di angka 5,03 persen (yoy), turun 0,63 poin bila dibandingkan dengan Oktober (5,66 persen).
“Sumut berhasil menurunkan inflasinya untuk lebih rendah dari nasional yang sebesar 5,42 persen (yoy) di November 2022,” kata Edy.
Sedangkan, untuk pertumbuhan ekonomi Sumut pada Triwulan III Tahun 2022, masih berada di angka 4,97 persen (yoy), lebih rendah dari nasional yang sebesar 5,72 persen (yoy).
Baca: Pertama dalam Sejarah, 1.848 Pelajar Siantar Berbalas Pantun Pakai Bahasa Simalungun
Baca: Juni, Inflasi di Siantar Tercatat 0,59 Persen
Edy berharap di tahun 2023, Sumut bisa meningkatkan pertumbuhan ekonominya di atas 5 persen.
“Dibilang bagus walaupun tak sempurna, masih 4,97 persen pertumbuhan ekonomi. Itu sudah dapat hadiah aku ini. Sebelum pandemi, kita 5,26 persen. Saya berharap di 2023 kita di atas 5 persen,” kata Edy, usai acara.