Duka Sabtu Pagi di Siantar, 20 Rumah Terbakar

Share this:
FERRY SIHOMBING-BMG
Suasana saat kebakaran terjadi di Jalan Tanah Jawa, Gang Sewu, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Sabtu (8/2/2020) pagi.

SIANTAR, BENTENGSIANTAR.com– Suasana di Jalan Tanah Jawa, Gang Sewu, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, sangat mencekam, pada Sabtu (8/2/2020), sekira pukul 09.00 WIB. Bagaimana tidak? Belasan rumah kontrakan di kawasan padat penduduk itu terbakar. Puluhan masyarakat berhamburan dan panik. Mereka teriak meminta pertolongan.

“Kebakaran. Kebarakan,” teriak warga saat melihat api yang mulai mengepul.

Api dengan cepat menjalar menghanguskan rumah-rumah semi permanen tersebut. Masyarakat dengan sigap menyirami api dengan air seadanya. Selain itu, ada yang berlarian dan ada pula yang menyelamatkan barang-barang miliknya.

Hingga akhirnya, personel Pemadam Kebakaran (Damkar) turun dan memadamkan api. Petugas sempat kewalahan. Sebab, kawasan tersebut cukup sempit hingga menyulitkan mobil pemadam masuk. Saat api padam, rumah-rumah itu sudah rata dengan tanah.

Informasi diperoleh BENTENG SIANTAR, rumah kontrakan tersebut merupakan milik Andi Fadli Combay. Sedikitnya, 20 rumah terbakar.

Rumah-rumah itu dihuni keluarga Tasya Yolanda, Ismaini, Yuda, Meidi, Halijar, Nopel, Marlianis, Gadih, Saprijal, Usman Piliang, Herman Tanjung, Rahman, Zaidar, Arsal Guci, Azwir, Tawi, Widi, Riko, Yuli, dan Jhon.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran itu. Namun kuat dugaan, insiden itu terjadi akibat hubungan arus pendek (korslet).

Warga menyebut, api berasal dari kediaman Nopel yang tak lain merupakan seorang pedagang martabak.

“Tadi, kami sempat melihat api dari rumah tukang martabak itu. Tapi, pas nggak ada orang tadi di rumahnya. Lagi keluar bapak (Nopel) itu,” kata Zaidar, salah seorang korban.

BacaVika, Tersangka Kasus Kebakaran Belasan Kios di Siantar Itu Ternyata Positif Narkoba

Masih di lokasi yang sama, Kepala Seksi Operasional Damkar Kota Siantar Remaja Ginting mengatakan, pihaknya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah melakukan pendataan dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Namun, kata Remaja, ada 3 wanita lanjut usia yang harus dilarikan ke Rumah Sakit Vita Insani karena mengalami sesak nafas.

“Tidak ada korban terbakar. Ada tadi orangtua yang pingsan. Sudah dibawa ke rumah sakit,” jelasnya.

Remaja menduga, kebakaran terjadi akibat korslet. “Pihak berwajib (kepolisian) nanti yang mendeteksi darimana sumber api,” ucapnya.

Remaja menambahkan, dalam insiden itu, kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta.

BacaKesaksian Warga Sekitar Lokasi Kebakaran di Siopat Suhu: Api Diduga dari Puntung Rokok

Sementara itu, Kapolsek Siantar Utara AKP Lintas Pasaribu mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebakaran. Namun, kata Lintas, sesuai keterangan yang diperoleh dari masyarakat, api awalnya berasal dari rumah yang dihuni Nopel.

“Untuk saat ini, kita evakuasi penghuni rumah. Kita sudah koordinasi dengan BPBD untuk mendirikan posko dan tenda,” ujarnya.

Share this: