Wesly Silalahi di Pilkada Siantar 2016: Sudah Kalah, Masih Tinggalkan Utang

Share this:
BMG-FERRY SIHOMBING
Wesly Silalahi saat mengikuti tahapan Pilkada Siantar tahun 2016 lalu.

SIANTAR, BENTENGSIANTAR.com – Kabar tak sedap menerpa Wesly Silalahi, salah satu kandidat di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Siantar tahun 2016 silam. Sudah kalah dalam pemilihan, Wesly juga tersangkut utang yang sampai kini belum lunas.

Wesly disebut masih memiliki utang kepada Ralisman Silalahi. Utang itu awalnya sebesar Rp155 juta. Kini, utang Wesly tersisa Rp115 juta.

BACA: 2015 Keok, Wesly Silalahi Kembali Mencoba Peruntungan di Pilkada Siantar

Informasi diperoleh BENTENG SIANTAR, utang itu bermula pada awal November 2016 lalu. Saat itu, Wesly meminjam uang Ralisman sebesar Rp155 juta.

Lalu, 16 November 2016 atau 4 hari setelah pencoblosan, Ralisman menemui Wesly di posko pemenangannya Jalan Cemara, Kecamatan Siantar Utara, untuk menanyakan uang yang dipinjam itu.

Kemudian, Wesly menyerahkan dua cek Bank Panin, yakni cek nomor C-048357 sebesar Rp100 juta dan cek nomor C-048359 sebesar Rp55 juta kepada Ralisman.

Namun, setelah memberikan cek itu, Wesly meminta agar Ralisman tidak menukarkannya ke bank. Wesly mengatakan agar Ralisman memegang dahulu cek itu.

Atas permintaan tersebut, Ralisman pun menyanggupinya. Ralisman tidak menukarnya ke bank dan hanya memegangnya saja.

Selanjutnya, pada 14 Desember 2016, Wesly menelepon dan meminta Ralisman untuk mengirim nomor rekening BNI. Karena tak punya rekening BNI, Ralisman pun membuka rekening baru dan mengirimkannya ke Wesly.

Setelah itu, Wesly mengirim uang sebesar Rp40 juta ke rekening BNI Ralisman. Uang itu ditransfer sebanyak dua kali, yakni Rp20 juta dan Rp20 juta.

Tiga bulan berlalu, 28 Maret 2017, Ralisman bersama adiknya Sahat Silalahi dan keponakannya Robin Saragih menemui Wesly di Jakarta. Keempatnya kemudian bertemu di Hotel Ariadita Semanggi.

Dalam pertemuan itu, Ralisman meminta agar Wesly mengembalikan sisa utangnya sebesar Rp115 juta. Saat itu, Wesly berjanji akan membayarnya pada April 2017. Wesly juga berjanji akan datang ke Siantar sekaligus merayakan Hari Paskah dan ziarah.

Bahkan, saat hendak pulang ke Medan, Wesly membayar tiket pesawat Garuda untuk Ralisman dan Sahat. Sementara, Robin memang menetap di Jakarta.

BACA: Krisman Silalahi, Sosok di Balik Heboh Kakak Kandung Menantu Jokowi Daftar Cawabup Simalungun

Namun nyatanya, sampai kini, Wesly tidak menepati janjinya itu. Sisa utang Rp115 juta tersebut tak kunjung dilunasinya.

Sementara itu, Wesly Silalahi belum memberikan jawaban saat ditanya wartawan tentang utang tersebut. Pesan WhatsApp BENTENG SIANTAR belum dibalasnya.

Share this: