Kurang Yakin Istri Oknum Polisi di Siantar Akhiri Hidup Karena Beban Kerja

Share this:
CHANDRO PURBA-BMG
Misran Pais, Kabid P2P Dinas Kesehatan Siantar.

Kemudian mengenai informasi yang menyebutkan jika korban pernah mengusulkan pindah tugas, Misran selaku atasan mengaku tidak pernah menerima usulan itu dari yang bersangkutan. Baik usulan lisan maupun tulisan.

Sehingga, menurut Misran, kalau misalnya keterpaksaan mengakhiri hidup karena beban kerja, dia mengaku kurang yakin. Sebab almh Renova, menurut Misran merupakan sosok pekerja.

Sebelumnya, salahseorang staf Dinas Kesehatan bernama Suwondo juga mengatakan hal senada jika Renova dari yang dia tahu tidak pernah lama-lama pulang dari kantor

“Setahu saya, cepat-cepatnya dia pulang,” kata Suwondo.

Untuk diketahui, pihak Sat Reskrim Polres Siantar sebelumnya berencana melakukan otopsi terhadap jenazah almarhum Renova Panjaitan ke Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Tebing Tinggi. Namun rencana itu urung dilakukan mengingat adanya pernyataan tidak keberatan dari suami korban Bripka Jefri Gultom maupun dari pihak keluarga korban.

BacaAlex Panjaitan, Anggota DPRD Siantar Bunuh Diri, Begini Sosoknya

BacaKisah Cinta Kandas Dua Hari Jelang Pernikahan, Sang Pria Bunuh Diri

Diberitakan sebelumnya, korban ditemukan tidak bernyawa dengan kondisi tubuh tergantung di dapur rumahnya, Komplek Perumahan Pondok Indah, Jalan Naga Huta, Kelurahan Setia Negara, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematang siantar, Rabu (1/11/2023) pagi sekira pukul 06.10 WIB.

Halaman Sebelumnya <<<

Share this: