Jembatan Siantar-Tanah Jawa Bolak Balik Ambruk, Dewan Dapil X Usul Bangun Permanen

Share this:
FERRY SIHOMBING-BMG
Sejumlah Anggota DPRD Sumut memantau kondisi jembatan penghubung Siantar-Tanah Jawa di Pondok 8, Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Simalungun, Kamis (9/7/2020).

SIMALUNGUN, BENTENGSIANTAR.com– Jembatan penghubung Siantar-Tanah Jawa yang terletak di Pondok 8, Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Simalungun, telah berulangkali ambruk. Kondisi terparah terjadi pada Oktober 2019 lalu, jembatan tersebut sama sekali tidak bisa digunakan.

Sejak itu, pemerintah provinsi juga sudah melakukan berbagai upaya. Teranyar, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas PU Bina Marga telah mengucurkan anggaran dana Tahun 2019, sebesar Rp3,9 miliar untuk membangun kembali jembatan yang ambruk. Namun, hasil tidak efektif.

Sebab, kualitas jembatan yang ada sekarang masih jauh dari standar layak. Para pengguna jalan masih dihantui rasa was-was dan khawatir terhadap jembatan bakal ambruk lagi.

Padahal jembatan tersebut merupakan akses utama ke Kecamatan Tanah Jawa, Hutabayuraja, Hatonduhan, dan jalur alternatif menuju Kabupaten Asahan lewat Kecamatan Bandar Pasir (BP) Mandoge. Jembatan itu juga merupakan urat nadi perekonomian untuk Tanah Jawa sekitarnya.

Maka dari itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut) dari Daerah Pemilihan (Dapil) X (Siantar-Simalungun) meminta Dinas PU Bina Marga segera mengeluasi tim perencanaan pembangunan jembatan itu. Tak hanya itu, pihaknya juga telah merencanakan pembangunan jembatan permanen.

“Di 2021, kita rencanakan kontruksi besi full, termasuk menggunakan paku bumi. Perencanaan betul-betul. Supaya sekali diperbaiki tidak bermasalah lagi,” ucap Ketua Tim Dapil Sumut X Mangapul Purba, ketika ditemui usai meninjau jembatan penghubung Siantar-Tanah Jawa, persisnya di Pondok 8, Nagori Marubun Jaya, Kamis (9/7/2020).

BacaMasalah Jembatan Amblas di Tanah Jawa, MP Sebut PTPN IV Tidak Peka

Ketua Fraksi PDIP DPRD Sumut ini mengatakan, untuk pembangunan jembatan permanen itu sudah direncanakan akan menelan anggaran sebesar Rp9 miliar.

“Tapi kalau dibutuhkan tambahan anggaran untuk jembatan yang lebih berkualitas, kita siap berkoordinasi,” ucap politisi yang akrab disapa MP ini.

BacaTiga Bulan Berlalu, Jembatan Penghubung Siantar-Tanah Jawa Ambruk Lagi

Wakil Ketua DPD PDIP Sumut ini menambahkan, pihaknya tetap concern agar jembatan itu dapat dibangun dengan kualitas lebih baik dan tidak bermasalah lagi.

Ikut serta dalam peninjauan itu, Anggota DPRD Sumut Franky Partogi Wijaya Sirait, Iskandar Sinaga, dan Rony Reynaldo Situmorang.

Share this: