Remaja Asal Raya Tenggelam di Air Terjun Balala Tarak Nionggang, Dua Hari Belum Ditemukan

Share this:
BMG-FERRY SIHOMBING
Air Terjun Balala Tarak Nionggang, lokasi hilangnya Endi Fernando.

SIMALUNGUN, BENTENGSIANTAR.com – Endi Fernando, remaja asal Huta Silou Tomuan, Nagori Bongguran Kariahan, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, tenggelam di Air Terjun Balala Tarak Nionggang.

Sudah dua hari Endi tenggelam di air terjun yang tak jauh dari rumahnya itu. Hingga kini, Selasa (6/10/2020), pencarian masih terus dilakukan. Pencarian tersebut melibatkan kepolisian, TNI, BPBD, Basarnas, keluarga dan masyarakat setempat.

BACA: Lolos dari Pantauan Ibu, Anak Balita Hanyut di Saluran Irigasi Hutabayu

Informasi diperoleh BENTENG SIANTAR, kejadian itu bermula pada Minggu (4/10/2020) sekira pukul 12.00 WIB. Siang itu, Endi bersama 5 orang teman sekampungnya, yakni Indo Sinaga (18), Nardo Garingging (20), Yogi Sinaga (16), Melanton Garingging (16) dan Roni Purba (19), datang ke tempat wisata itu untuk berenang.

Lalu, sekira pukul 12.30 WIB, Melanton dan Roni tiba-tiba hanyut di putaran air yang ada di bawah air terjun tersebut. Melihat itu, Endi langsung melompat ke air untuk menyelamatkan kedua temannya tersebut.

Namun sayang, apa yang dilakukan Endi malah menjadi malapetaka baginya. Remaja 17 tahun itu ternyata tidak bisa berenang. Akibatnya, Endi hanyut dan tenggelam dibawa putaran air. Sementara, Melanton dan Roni dapat diselamatkan ketiga temannya yang lain.

Kemudian, sekira pukul 13.09 WIB, kelima teman yang tidak dapat menemukan Endi memberitahukan kejadian itu kepada keluarga dan masyarakat setempat.

BACA: Cekdam Urung Purba Makan Korban, Pemancing Jatuh dari Rakit dan Tenggelam

Masyarakat kemudian berbondong-bondong datang ke lokasi air terjun untuk melakukan pencarian, namun sayang hingga malam hari pencarian tak membuahkan hasil.

Selanjutnya, Senin (5/10/2020) sekira pukul 09.00 WIB, kejadian itu dilaporkan ke Polsek Pematang Raya. Pencarian kembali dilakukan dengan melibatkan TNI, BPBD, Basarnas, keluarga dan masyarakat setempat.

Sama seperti sehari sebelumnya, pencarian juga tak membuahkan hasil. Lalu, karena kondisi hujan deras, pencarian pun diberhentikan dan dilanjutkan hari ini.

Kapolsek Pematang Raya Iptu Lintong Silalahi membenarkan kejadian itu. Kata Lintong, selain upaya pencarian, Pangulu Nagori Bongguran Kariahan juga membentuk tim yang secara bergantian menunggu korban hanyut di air terjun.

BACA: Heboh! Ratusan Orang Berkumpul di Dekat Rumah Dinas, Ternyata Ada yang Tenggelam

“Itu untuk mengantisipasi apabila korban tiba-tiba muncul atau mengambang di permukaan air,” kata Lintong sembari menambahkan bahwa seluruh pihak juga masih siaga untuk mencari Endi.

Share this: