Berharap Perhatian Pemerintah, Irigasi di Pancur Napitu Simalungun Tidak Terurus

Share this:
FERRY SIHOMBING-BMG
Kondisi jalan di permukiman warga Pancur Napitu, Kelurahan Tiga Balata, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun. Foto ini diabadikan Kamis (21/7/2022).

JORLANG HATARAN, BENTENGSIANTAR.com– Masyarakat Pancur Napitu, Kelurahan Tiga Balata, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun, sangat mengharapkan perhatian pemerintah.

Desa itu butuh perhatian karena insfrastrukturnya, seperti irigasi, sudah lama tidak terurus.

Salah seorang masyarakat Sondang Nainggolan mengatakan, di desa mereka, sangat jarang ada pembangunan. Berbeda dengan desa-desa lain yang ada di Kabupaten Simalungun.

“Seharusnya, bukan hanya satu desa yang harus diperhatikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun. Masih banyak desa-desa yang tidak layak infrastrukturnya,” kata Sondang.

Kondisi saluran irigasi di Desa Pancur Napitu memang cukup memprihatinkan. Saluran irigasi tersebut sudah dipenuhi semak belukar.

“Irigasinya tidak terurus. Terkadang, petani tidak dapat air untuk sawah atau kebunnya. Kalau kondisinya terus begini, bagaimana petani bisa berkembang?” keluh Sondang.

BacaBeda Sikap Radiapoh dan Pengembang Soal Irigasi di Tengah Perumahan Meranti Land

BacaPondasi Tanpa Galian, Proyek Irigasi di Nagori Bosar Bayu Disorot

Masyarakat sudah beberapa kali mengambil tindakan, seperti bergotong royong untuk memaksimalkan aliran air ke persawahan. Namun, aksi sosial masyarakat tersebut tidak direspons positif oleh pemerintah setempat. Pembangunan tetap tidak dilakukan.

“Sudah beberapa tahun belakangan ini tidak ada pembangunan irigasi di sana. Dulu, saluran irigasi itu bersih dan terawat. Tapi sekarang, pemerintah seperti tidak peduli. Irigasi dibiarkan tidak terurus,” kata warga lainnya.

Kondisi irigasi di Pancur Napitu, Kelurahan Tiga Balata, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun.

Selain irigasi, masalah lain di Desa Pancur Napitu yakni tidak adanya pembangunan jalan. Menurut warga, sudah puluhan tahun tidak ada pembangunan jalan di desa tersebut.

“Jalan rusak. Padahal, jalan itu sudah dibuka sejak dulu. Tapi sampai sekarang, tidak terealisasi pembangunannya,” ujarnya.

BacaProyek Irigasi Ambruk di Nagori Bosar Bayu, Padahal Baru Dibangun

BacaUsai Ibadah Minggu, Radiapoh Sinaga Tinjau Irigasi Jebol di Panei: Ini Bencana

Atas persoalan tersebut, Camat Jorlang Hataran Pondang Sidabutar belum memberikan penjelasan. Saat dihubungi, Pondang tidak menjawab telepon maupun WhatsApp wartawan.

Share this: