Polres Simalungun Upayakan Mediasi, SBSI Tunda Aksi di Pabrik Mie Siantar Estate

Share this:
BMG
Ramlan Sinaga, Ketua SBSI Solidaritas Siantar-Simalungun. 

SIMALUNGUN, BENTENGSIANTAR.com– Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Solidaritas Siantar-Simalungun menunda aksi unjuk rasa yang dijadwalkan pada Senin (12/8/2019) pagi. Alasannya karena Polres Simalungun akan memfasilitasi pertemuan dengan pengusaha pabrik mie PT Indorasa Prima Sukses Gemilang di Jalan Hok Salamuddin, Nagori Siantar Estate, Kecamatan Siantar, Simalungun.

Hal itu disampaikan Ketua SBSI Solidaritas Siantar-Simalungun Ramlan Sinaga. Kata dia, pihaknya sudah melayangkan surat pemberitahuan rencana aksi ke Polres Simalungun pada Jumat (9/8/2019) pekan lalu.

“Hari Sabtu, ada permintaan Polres Simalungun untuk tidak demo hari ini (Senin). Ada mediasi,” kata Ramlan, saat ditemui di kantornya, Jalan Pdt Justin Sihombing, Siantar Timur.

Tujuan mediasi itu, kata Ramlan, untuk mencari solusi terbaik atas tuntutan mereka. Tuntutan itu antara lain adanya lima anggota SBSI yang tidak diizinkan bekerja di pabrik tersebut.

“Anggota kita datang setiap hari ke pabrik itu, tapi nggak dikasih bekerja. Anggota kita kan melawan karena adanya intervensi dan hak-hak, seperti gaji dan lembur, tidak dipenuhi,” beber Ramlan.

BacaKisah Sedih Buruh Pabrik Mie di Siantar Estate, Tidak Terdaftar BPJS, Bekerja 20 Jam

BacaPergi Tanpa Pamit Pasca Perhiasan Majikan Raib, Buruh Pabrik Mie Siantar Estate Diringkus

Dengan ditundanya unjuk rasa itu, Ramlan mengatakan, pihaknya menghargai Polres Simalungun untuk memfasilitasi.

“Kalau nggak ada solusi, besok (Selasa) langsung demo,” tegas Ramlan.

Share this: