SIANTAR, BENTENGSIANTAR.com– Wajah AKBP Fernando tampak semringah. Berbeda dari hari-hari sebelumnya. Di ujung masa berakhir jabatannya sebagai Kapolres Siantar, perwira dengan tanda pangkat dua melati di pundaknya itu ingin meninggalkan kesan yang baik untuk warga Kota Pematang Siantar.
Dan pada hari ini Selasa (04/07/2023), Fernando bikin sejarah. Fernando menggelar syukuran dan peletakan batu pertama renovasi sejumlah gedung layanan kepolisian di Kota Pematang Siantar. Dimulai dari renovasi Gedung Utama Mapolres Siantar, TK Kemala Bhayangkari, dan hingga Polsubsektor Simarimbun Polsek Siantar Marihat.
Sebagai catatan, gedung utama yang ditempati AKBP Fernando sekarang ini, dibangun pada 21 Agustus 1978. Dan, diresmikan oleh Kapolda Sumatera Utara (Sumut), Brigjen JFR Montolalu pada 14 Mei 1979, sebagai kantor untuk Polres Simalungun.
Jadi, sejak dibangun sampai sekarang dipakai sebagai Kantor Polres Siantar, kurang lebih 44 tahun, belum pernah direnovasi.
“Terima kasih saya kepada Bu Walikota Susanti, Forkopimda Pematang Siantar, dan seluruh stakeholder yang telah mendukung proses, dimulai dari perencanaan hingga tahap pengerjaan,” ucap AKBP Fernando SIK, dalam Acara Syukuran dan Peletakan Batu Pertama Renovasi Gedung Utama Mapolres Siantar, TK Kemala Bhayangkari, dan Polsubsektor Simarimbun Polsek Siantar Marihat, bertempat di Mapolres Pematang Siantar, Selasa (04/07/2023).
Fernando mengungkapkan, renovasi gedung utama Polres Pematang Siantar direncanakan dibangun seluas 900 meter persegi, dengan bangunan dua lantai.
Dia berharap, dengan pembangunan dan renovasi gedung utama Polres Siantar, Polsubsektor Simarimbun, dan peresmian Satpas Sat Lantas, serta penggunaan Aspol Polres Pematang Siantar, dapat berguna bagi personel Polres Pematang Siantar dan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, khususnya masyarakat Kota Pematang Siantar.
Baca: Mutasi Polri, Irjen Agung Jabat Kapolda Sumut, AKBP Yogen Jadi Kapolres Siantar
Baca: Seruan Dandim 02/03 Simalungun: Ayo ke Galilea
Amatan media Acara Syukuran dan Peletakan Batu Pertama Renovasi Gedung Utama Mapolres Siantar ditandai dengan penandatanganan prasasti serta peletakan batu pertama oleh AKBP Fernando, disusul Walikota Siantar Susanti Dewayani, kemudian diikuti Unsur Forkopimda yang hadir.
Susanti Ingin Lebih dari Sekadar Perbaikan Tampilan Fisik!
Susanti Ingin Lebih dari Sekadar Perbaikan Tampilan Fisik!
Sementara itu, Walikota Siantar Susanti Dewayani berharap renovasi Mapolres Pematang Siantar bukan sekadar memperbaiki tampilan fisik bangunan. Namun juga meningkatkan kapabilitas dan efisiensi pelayanan kepolisian kepada masyarakat, dengan memperbaharui dan meningkatkan fasilitas-fasilitas di Mapolres Siantar.
Dia juga ingin Gedung Polres Siantar dapat memberikan tempat kerja yang lebih baik bagi petugas kepolisian yang berdedikasi, serta menciptakan iklim kerja yang positif dan produktif.
“Kami optimis renovasi mapolres ini mampu menciptakan hubungan yang lebih baik antara kepolisian dan masyarakat,” kata mantan Direktur RSUD dr Djasamen Saragih Pematang Siantar ini.
Lebih lanjut, Susanti menuturkan, dengan meningkatkan sarana komunikasi dan menyediakan ruang untuk interaksi antara polisi dan masyarakat, akan semakin memperkuat kepercayaan dan kerjasama antara semua pihak, demi mewujudkan Pematang Sianțar yang kondusif dan harmonis.
Baca: Saat Walikota Susanti Disuap Kue Ulang Tahun oleh Suster Masda Munthe..
Baca: Suasana Hangat Antara Susanti dengan Astronout di Jalan Merak Siantar, Kapolres Terharu
Pada kesempatan itu, Susanti mengapresiasi peletakan batu pertama gedung TK Kemala Bhayangkari.
“Acara ini merupakan salah satu tonggak bersejarah dalam pendidikan usia dini di wilayah Kota Pematang Siantar dan menandai komitmen untuk memberikan pendidikan yang berkualitas dan memberikan masa depan yang cerah bagi para generasi muda,” tukas dokter spesialis anak tersebut.
Masih kata Susanti, TK Kemala Bhayangkari tidak sekadar lembaga pendidikan, tetapi juga merupakan tempat untuk membentuk karakter dan mempersiapkan anak-anak untuk menjadi individu yang berdaya saing melalui pendekatan pembelajaran yang inovatif, kurikulum yang holistik dan pendidikan yang bermakna.
Sedangkan peletakan batu pertama Mapolsek Subsektor Simarimbun Polsek Siantar Marihat, kata Susanti, merupakan langkah signifikan dalam memperkuat kehadiran kepolisian di wilayah Pematang Siantar dan berkomitmen untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Polsubsektor baru ini, menurut walikota perempuan pertama di Pematang Siantar ini, bukan sekadar sebuah gedung atau pos kepolisian, tetapi melambangkan semangat kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat.
“Dalam menjaga keamanan, kerjasama antara polisi dan warga sangat penting. Melalui Polsubsektor ini, kita berharap dapat memperkuat ikatan dan komunikasi antara petugas kepolisian dan seluruh elemen masyarakat. Sehingga tercipta sinergi yang kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Pematang Siantar,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Susanti mengajak seluruh jajaran Polres Pematang Sianțar untuk terus saling bekerja sama, bersinergi, dan berkolaborasi bersama-sama memberikan yang terbaik kepada masyarakat, khususnya di Kota Pematang Sianțar.
“Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga serta memelihara keharmonisan dan toleransi di dalam kehidupan kita,” tutup Susanti.
Baca: Momentum HUT ke-152 Siantar, Susanti Singgung Rencana Pembangunan Monumen Raja Sangnaualuh Damanik
Baca: Hadir di Peringatan HUT ke-77 Bhayangkara Polres Siantar, Susanti Inginkan Ini dari Polisi
Tampak hadir, Ketua DPRD Siantar Timbul Marganda Lingga, Kajari Siantar Jurist Precisely Sitepu, serta Unsur Forkopimda Kota Pematang Siantar.