Benteng Siantar

Gudang Milik Pengusaha Alat Berat di Saribudolok Terbakar, Dua Traktor Hangus

Gudang milik Sakiman Sipayung, pengusaha alat berat di Jalan Harangan Siduadua, Kelurahan Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Simalungun, tinggal puing, Jumat (10/5/2019).

SARIBUDOLOK, BENTENGSIANTAR.com– Gudang milik Sakiman Sipayung, seorang pengusaha alat berat di Jalan Harangan Siduadua, Kelurahan Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Simalungun, terbakar, Jumat (10/5/2019) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Namun, kerugian pemilik gudang itu mencapai Rp600 juta.

Kebakaran itu terjadi sekitar dua jam. Akibatnya, barang-barang yang ada di gudang itu hangus, diantaranya Traktor Massey Ferguson type 5355 dan Ford type 6610.

Menurut saksi mata Roy Gulit Panjaitan, awalnya dia mendengar suara dentuman keras. Suara yang tidak biasa tersebut sontak membuatnya keluar rumah. Dan ternyata, dentuman itu sudah disertai kobaran api. Dengan cepat, api langsung menyebar.

BacaGudang Milik Pengusaha Alat Berat di Saribudolok TerbakarKebakaran di Merek Raya, Ibu Penderita Stroke Tewas Terpanggang

BacaGonggongan Anjing Ungkap Kebakaran dan Selamatkan Pemilik Rumah

Roy sempat mencari bantuan sembari memberitahukan kejadian itu kepada Sakiman. Warga sempat memadati lokasi untuk memadamkan dengan alat seadanya.

Mereka menyirami api dengan air yang diisi di ember. Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil. Api terus menjalar dan semakin besar. Warga hanya bisa menunggu hingga api itu padam dengan sendirinya.

Warga saat berusaha memadamkan api yang melalap gudang milik pengusaha alat berat Sakimen Sipayung di Jalan Harangan Siduadua, Kelurahan Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Jumat (10/5/2019) dini hari.

Kapolsek Saribudolok AKP B Pakpahan, sudah turun ke lokasi. Polisi telah mengumpulkan data-data awal untuk menyelidiki penyebab kebakaran. Di lokasi kejadian, polisi juga sudah memasang police line.

BacaKebakaran Hebat di Hatonduhan, Pemilik Rumah Meninggal Terpanggang

BacaDua Rumah di Silampuyang Dilalap Api Saat Ditinggal Penghuninya

Pakpahan menjelaskan, dugaan sementara, kebakaran terjadi karena hubungan arus pendek (korslet).

“Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.30 WIB dan api padam sekitar pukul 06.00 WIB. Masyarakat memadamkan api secara manual, tapi tidak bisa padam,” jelasnya.