Benteng Siantar

Interpelasi RHS: Demokrat Terbelah, PDIP dan Gerindra Solid, 5 Fraksi Tidak Setuju

Suasana rapat paripurna DPRD Simalungun tentang penyampaian pandangan fraksi atas pengajuan hak interpelasi oleh 17 anggota dewan, pada Kamis (10/2/2022).

SIMALUNGUN, BENTENGSIANTAR.com– DPRD Kabupaten Simalungun menggelar rapat paripurna tentang penyampaian pandangan fraksi atas pengajuan hak interpelasi oleh 17 anggota dewan, pada Kamis (10/2/2022).

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Elias Barus dan Steven Samrin Girsang. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 30 orang dan dinyatakan quorum.

Masing-masing fraksi membacakan pandangan fraksinya diawali dengan fraksi Golkar yang dibacakan Binton Tindaon, kemudian fraksi PDIP dibacakan Arifin Panjaitan, fraksi Demokrat dibacakan Walpiden Tampubolon.

Kemudian, fraksi Gerindra dibacakan Juarsa Siagian, fraksi Nasdem dibacakan Bernhard Damanik, fraksi Hanura dibacakan Suriawan, fraksi Perindo dibacakan Sariadi, dan fraksi PAN dibacakan oleh Salben Damanik.

Pada penyampaian pandangan fraksi, Golkar mengatakan bahwa pengajuan hak interpelasi dinilai tidak lagi relevan untuk dibahas karena dengan sendirinya SK tenaga ahli sudah berakhir dan juga karena tenaga ahli yang diangkat tidak menggunakan APBD Simalungun tahun 2021.

BacaSimalungun ‘Bergejolak’, Bupati Radiapoh Diinterpelasi Dewan

BacaIhwal di Balik Interpelasi DPRD Simalungun: Bupati Radiapoh Itu Arogan dan Sarat Nepotisme

Selanjutnya, terkait pengangkatan pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemkab Simalungun juga dianggap kewenangan dan hak prerogatif Bupati Simalungun.

Dan, hingga saat ini, Pemkab Simalungun belum mendapatkan teguran dari pemerintahan atasan terkait pelantikan pejabat pratama dan fraksi Golkar menganggap hal tersebut sesuai dengan ketentuan.

Halaman Selanjutnya >>>

Histony Sijabat: Fraksi Demokrat Siap Beri Jawaban

Histony Sijabat: Fraksi Demokrat Siap Beri Jawaban

Dalam penyampaian pandangan fraksi-fraksi, diketahui bahwa fraksi Partai Demokrat dalam kondisi terbelah karena dari 7 orang anggota dewan, hanya 4 orang menyetujui pengajuan interpelasi tersebut.

Sementara fraksi Golkar, Nasdem, Perindo, Hanura, dan Persatuan Amanat Nasional berpendapat bahwa interpelasi tidak perlu dilanjutkan.

Berbeda dengan dua fraksi lainnya antara lain fraksi PDI Perjuangan dan Partai Gerindra masih solid dan menyampaikan agar hak interpelasi tersebut tetap dilanjutkan.

Kedua fraksi ini berpendapat bahwa 4 poin yang diajukan sangat tepat agar Bupati Radiapoh Hasiholan Sinaga alias RHS, dapat segera memberikan keterangan.

BacaBupati Radiapoh Tidak Perlu Takut Diinterpelasi, Minta Maaf Jauh Lebih Terhormat

BacaPimpinan DPRD Simalungun Setuju Interpelasi Lanjut, Simak Penjelasan Akademisi Ini!

Dari pihak pengaju hak interpelasi, salah satunya Histony Sijabat dari fraksi Demokrat menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan jawaban atas pandangan Anggota DPRD Simalungun melalui fraksi-fraksi terkait pengajuan hak interpelasi.

Halaman Sebelumnya <<<