Terungkap! Bidan dan Anak yang Ditemukan Membusuk di Simalungun, Ternyata Dibunuh, Pelaku Tetangga Korban

Share this:
BMG
Polisi menggiring pelaku berinisial SD untuk dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolda Sumut, Kamis (27/4/2023) malam.

Pelaku Berdalih Korban Begal

SD sempat mendatangi Rumah Sakit (RS) Perdagangan untuk mengobati luka sayat di tangannya. Luka itu terjadi karena korban sempat melakukan perlawanan.

Dalam perjalanan ke RS, handphone yang dicurinya terjatuh dan ditemukan oleh seorang pemulung. Kepada temannya, SD mengaku sebagai korban begal untuk menutupi perbuatannya.

“Karena tangannya luka, pelaku bilang ke temannya kalau dia korban begal,” ujar Ronald.

Selain handphone yang ditemukan oleh pemulung, polisi menemukan kecocokan jejak kaki pelaku di lokasi kejadian.

“Dua hari sebelum kejadian, pelaku sudah merencanakan pembunuhan dengan membeli pisau,” ungkap Ronald.

Ronald menambahkan, SD terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup.

BacaBandar Simalungun Geger! Oknum Bendahara Puskesmas dan Anaknya Ditemukan Membusuk dalam Rumah

Baca‘Ende Sirait Sakkilik’ Berakhir Duka di Warung Tuak Siantar, Nyawa Pengunjung Melayang

Untuk diketahui, dalam kasus ini korbannya adalah Nely Herawati Hutapea (44) dan anaknya Ferdinan Lumban Gaol (13). Keduanya ditemukan dalam keadaan meninggal di dalam rumah, Komplek Perumahan Mutiara Landbouw, Huta V, Nagori Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Selasa (18/4/2023) pagi.

Herawati sendiri selama hidupnya bekerja di Puskesmas Bandar Huluan, dengan jabatan sebagai bendahara.

Halaman Sebelumnya <<<

Share this: